Suka Minum Kopi, Kenali Dulu Ciri-Ciri Kelebihan Kafein dalam Tubuh
Mengonsumsi kafein , seperti kopi, teh, atau minuman berenergi, telah menjadi solusi yang efektif bagi kebanyakan orang saat merasa lelah bekerja. Bahkan saat menjalankan puasa, banyak orang yang minum kopi saat sahur untuk mencegah rasa kantuk di siang hari. Namun, dibalik manfaatnya tersebut, terlalu banyak kafein juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Untuk ciri-ciri kelebihan kafein pada tubuh, simak penjelasan lengkapnya sebagai berikut.
Menurut laporan dari MedicineNet, minum kopi secara berlebihan dapat meningkatkan produksi asam lambung, meningkatkan ritme jantung, dan meningkatkan tekanan darah. Namun, Anda dapat mencegah hal ini dengan mengenali tanda-tanda bahwa kadar kafein dalam tubuh sudah terlalu tinggi. Apa saja tanda-tandanya?
Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, menjadi andalan banyak orang ketika merasa lelah atau mengantuk agar tubuh kembali segar. Hal ini terkait dengan efek kafein yang dapat menghambat reseptor adenosin yang menjadi penyebab tubuh merasa lelah.
Ciri-Ciri Kelebihan Kafein
Ketika tubuh sudah terlalu banyak mengandung kafein, hal ini dapat membuat seseorang selalu waspada dan menyebabkan gangguan kecemasan. Selain itu, terlalu banyak kafein juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami perubahan suasana hati, seperti suasana hati yang mudah berubah atau mudah marah.
Sulit tidur
Ciri-ciri kelebihan kafein yang paling umum dan sangat mudah dikenali adalah sulit tidur, kafein dalam tubuh bekerja dengan memacu adrenalin sehingga membuat seseorang tetap waspada dan terjaga. Jika kadar kafein yang dikonsumsi terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan sulit tidur di malam hari.
Terutama jika Anda minum kopi setelah pukul 15.00, efeknya dapat membuat Anda tetap terjaga sepanjang malam. Kurang tidur di malam hari tentu akan membuat seseorang mudah mengantuk di siang hari dan mudah lelah sehingga sulit berkonsentrasi. Selain itu, orang yang mengalami gangguan tidur biasanya juga akan menjadi lebih sensitif.
Gangguan pencernaan
Apakah Anda pernah mengalami mulas atau diare setelah minum kopi? Hal itu disebabkan oleh kandungan kafein dalam kopi yang juga memiliki fungsi sebagai pencahar alami. Kafein membantu pelepasan hormon gastrin yang mempercepat pergerakan usus, sehingga menyebabkan rasa ingin buang air besar.
Tidak hanya itu, kafein juga memiliki efek diuretik, yang menyebabkan frekuensi buang air kecil menjadi lebih tinggi. Bagi orang yang menderita GERD atau asam lambung, kafein dapat memicu relaksasi otot yang mengakibatkan isi perut naik ke tenggorokan.
Tremor
Gejala lain yang sering muncul akibat konsumsi kafein berlebihan adalah tremor, yaitu gemetar pada tangan atau bagian tubuh lainnya. Hal ini terjadi karena kafein merangsang sistem saraf pusat. Ketika kafein dalam tubuh berlebihan, sinyal yang diterima oleh sistem saraf pusat dapat menjadi tidak terkontrol.
Sakit kepala
Terlalu banyak minum minuman yang mengandung kafein ternyata juga dapat menyebabkan kecanduan. Salah satu tanda seseorang mulai kecanduan kafein adalah mengalami sakit kepala ketika tidak mengonsumsi kafein.
Terutama jika Anda secara rutin mengonsumsi minuman yang mengandung kafein. Dalam beberapa kasus, tubuh juga dapat mengalami gejala seperti orang yang sedang flu, sakit di seluruh tubuh, dan mual.
Itulah beberapa ciri-ciri kelebihan kafein didalam tubuh. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein, dan hanya mengonsumsinya ketika benar-benar diperlukan.

