3 Restoran Karen`s Diner Ditutup, Terjadi di Indonesia?

3 Restoran Karen`s Diner Ditutup, Terjadi di Indonesia?

Travel | BuddyKu | Rabu, 7 Juni 2023 - 18:59
share

AMERIKA, celebrities.id - Restoran Karen\'s Diner mengusung pengalaman makan dengan pelayanan tidak bersahabat dan tidak menyenangkan, memiliki berbagai gerai di sejumlah negara, tak terkecuali di Indonesia.

Adapun pengalaman tidak menyenangkan yang ditawarkan Karen\'s Diner, yakni soal sikap dan perkataan pelayan dengan kasar dan menghina pelanggan selama makan.

Namun, hal itu justru memantik penasaran menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang, untuk membuat konten di media sosial.

Di balik viralnya restoran Karen\'s Diner, kabarnya restoran tersebut menutup tiga gerai di kota Melbourne, Perth dan Gold Coast. Dengan demikian, di Australia saat ini hanya menyisakan tiga gerai yakni di Adelaide, Brisbane, dan Sydney.

Restoran kontroversial tersebut membagikan kabar kurang mengenakan itu di media sosialnya. Dilansir 7news, Rabu (7/6/2023) Karen\'s Diner dengan berat hati mengumumkan penutupan sejumlah gerainya.

"Sayangnya, semua hal baik akan berakhir dan Karen tidak bisa tinggal selamanya, Hari ini menandai penutupan beberapa toko pop-up Australia kami," tulis Karen\'s Diner.

Meski demikian, Karen\'s Diner mengatakan bahwa nantinya akan ada Karen\'s Diner On Tour akan datang di beberapa kota.

"Jika toko pop-up lokal di tempat kamu tutup, akan ada Karen\'s Diner On Tour yang datang ke kota kamu September ini, Karena tidak bisa menjauh dan perlu memberimu sedikit pikirannya," tulis Karen\'s Diner.

Sebagai informasi, berbeda dari Restoran lainnya yang berlomba-lomba menghadirkan pelayanan yang ramah dan menyenangkan, tapi Karen\'s Diner justru sebaliknya, dan bangga bisa menghadirkan pelayanan buruk bagi pelanggan.

"Kami bangga memiliki layanan terburuk di dunia," tulis bunyi Bio di Media Sosial restoran tersebut.

Karen\'s Dinner sendiri dikabarkan dipaksa untuk membuat sejumlah permintaan maaf kepada pelanggan selama bertahun-tahun, setelah stafnya dituduh melakukan aksi yang melampaui batas.

Topik Menarik