Gabungan Aktivis di Lombok Barat Demontrasi Terkait PTAM Giri Menang
Lombok Barat,iNewsmataram.id- Aliansi aktivis Lombok Barat menggedor kantor bupati setempat. Ratusan massa ini menyoroti berbagai persoalan di PT.Air Minum (PTAM) Giri Menang. Termasuk salah satunya mendesak pencopotan Direktur Utama PT.Air Minum (PTAM) Giri Menang dari jabatannya.
Gabungan sejumlah organisasi ini berorasi di depan gerbang Kantor Bupati Lombok Barat pada Senin (5/6/023). Mereka juga menyoroti kenaikan tarif PTAM yang dinilai mencekik.
Lagipula, kondisi perekonomian masyarakat di Lombok Barat belum stabil dampak dari pandemi Covid-19. Asmuni Ray, orator aksi mengatakan tarif dasar air PTAM harus diturunkan.
Kami mendesak tarif dasar AIR PTAM diturunkan karena mencekik masyarakat Lombok Barat teriak Asmuni Ray.
Dia menekankan agar PTAM memperhatikan aspek sosial. Lagipula, PTAM dinilai tidak memperhatikan kepentingan pelanggan terutama kawasan utama penyuplai air.
Dia menuding Dirut PTAM justru hanya sibuk dengan aktivitas politiknnya. Terpisah, Kordum aksi Erwin mendukung rekomendasi DPRD Lombok Barat yang menyepakati pemberhentian Dirut PTAM.
Rekomendasi itu muncul lantaran Dirut PTAM dinilai melanggar hal yang mendasar. Dirut PTAM dinilai kerap absen pada setiap sidang Paripurna DPRD Lombok Barat. Termasuk dokumen penting soal laporan pertanggung jawaban atas penyertaan modal juga tidak pernah diberikan kepada DPRD sebagai wakil rakyat Lombok Barat.
Bukan hanya soal rekomendasi DPRD namun soal banyak dokumen pertanggungjawaban yang tidak serahkan ke DPRD Lobar papar Erwin.
Dia menegaskan akan menghimpun masa aksi yang lebih besar jika Bupati Lombok Barat tidak segera memecat Dirut PTAM Giri Menang.
Ketua PPLS Asmuni mempertanyakan alasan Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yang Keukeuh mempertahankan Dirut PTAM Giri Menang hingga saat ini. Padahal, Lalu Ahmad Zaini sudah menjabat selama ber periode-periode.
Apa alasan bupati lombok barat tetap kuat mempertahankan Dirut PTAM Giri Menang yang sudah berpriode-priode. Ini patut diduga adanya persekongkolan, ujarnya.
Sekretaris daerah Lombok Barat, H. Ilham menegaskan semua prosedur terkait semua tuntutan dari para pendemo tersebut harus dikaji berdasarkan aturan per undang-undangan.
Pihaknya akan meneruskan semua tuntutan masa aksi kepada bupati selaku pimpinan tertinggi. Kami telah menerima semua tuntutan dari mereka, dan akan kami sampaikan kepada bupati ujar Ilham.
Terkait pencopotan Dirut PTAM, Ilham mengatakan itu mengacu pada ketentuan perundang-undangan baik peraturan pemerintah maupun peraturan daerah. Soal Pencopotan adaaturan mainnya yang harus di perhatikan tegas Ilham.

