Alasan Kenapa Gus Dur Dijuluki Bapak Tionghoa Indonesia

Alasan Kenapa Gus Dur Dijuluki Bapak Tionghoa Indonesia

Travel | BuddyKu | Rabu, 17 Mei 2023 - 12:20
share

JAKARTA- Alasan kenapa Gus Dur dijuluki bapak Tionghoa Indonesia menarik untuk dibahas. Kendati sosok Presiden RI ke-4 ini adalah seorang muslim dan seroang ulama, namun ia begitu lekat dengan masyarakat Tionghoa.

Bahkan Gus Dur alias Abdurrahman Wahid begitu dicintai oleh masyarakat Tionghoa. Saking cintanya, Gus Dur mendapatkan julukan Bapak Tionghoa Indonesia.

Alasan kenapa Gus Dur dijuluki Bapak Tionghoa Indonesia rupanya karena beliau dianggap berjasa bagi masyarakat Tionghoa yang dulunya mendapatkan diskriminasi dan pengekangan.

Sebelumnya, di masa kepemimpinan Presiden Soeharto masyarakat Tionghoa atau Cina mendapatkan banyak kekangan. Bahkan aturan tersebut tercatut dalam Inpres Nomor 14 tahun 1967.

Gus Dur merupakan seorang ulama dengan pemikiran pluralis dan tidak menyukai diskriminasi. Karena itulah, saat etnis Tionghoa di Indonesia terdiskriminasi, beliau tak tinggal diam dan menjadi orang pertama yang mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut.

Menurutnya, masyarakat Tionghoa adalah orang Indonesia. Sehingga tidak boleh dikucilkan atau didiskriminasi.

Permasalahan terhadap etnis Tionghoa diselesaikan dengan keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2000 dimana Gus Dur memberikan tiga poin utama, yakni:

Mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat Cina.

Ketentuan pelaksanaan dalam Inpres Nomor 14 Tahun 1967 dinyatakan sudah tidak berlaku lagi.

Masyarakat Cina bisa dengan bebas menyelenggarakan kegiatan keagamaan, kepercayaam dan adat istiadatnya tanpa izin khusus.

Sejak saat itu, masyarakat Tionghoa atau Cina bisa dengan bebas merayakan Hari Imlek secara bebas dan terbuka. Tak hanya itu, Gus Dur juga menetapkan Hari Raya Imlek sebagai hari libur fluktuatif dan pada era Presiden Megawati hari tersebut dijadikan hari libur nasional.

Karena dianggap berjasa bagi kalangannya, pada 2004 lalu Perkumpulan Sosial Rasa Dharma di Klenteng Tay Kek Sie, Semaranga, Jawa Tengah, menyematkan gelar Bapak Tionghoa Indonesia kepada Gus Dur.

Demikian informasi mengenai alasan kenapa Gus Dur dijuluki bapak Tionghoa Indonesia.

(RIN)