Sejarah Masjid Raya Baiturrahman, Simbol Perjuangan Masyarakat Aceh
ACEH, celebrities.id - Masjid Raya Baiturahman yang terletak di pusat kota ibu kota provinsi Aceh, tak hanya terkenal dengan keindahan dan kemegahan yang memukau. Namun, sejarah yang dimiliki masjid ini telah menjadi simbol agama, budaya serta perjuangan rakyat Aceh.
Masjid ini dibangun pada masa kekuasaan Sultan Iskandar muda pada 1022 hijriah atau 1612 masehi. Masjid kebanggaan masyarakat Aceh ini memiliki sejarah panjang terhadap perkembangan peradaban Islam hingga bencana alam gempa bumi dan gelombang tsunami yang meluluh lantakkan bumi Serambi Mekkah.
Kini masjid yang berdiri kokoh di pusat ibu kota Banda Aceh tak hanya diperuntukkan bagi tempat ibadah saja, juga sebagai pusat pendidikan dan peradaban ilmu agama Islam.
Sejak didirikan hingga sekarang, Masjid Raya telah beberapa kali direnovasi dan perluasan. Selain itu, masjid ini kini menjadi salah satu obyek wisata religi yang ada di Tanah Rencong.
Aturan Baru untuk Wisatawan yang Berkunjung ke AS, Trump Minta Jejak Digital 5 Tahun Terakhir
Saat bulan suci Rramadan tiba, Masjid Raya Baiturahman kerap dikunjungi warga dari berbagai daerah untuk beribadah. Selain itu, komplek masjid juga di jadikan sebagai tempat belajar mengajar tahfiz Alquran.
"Masjidnya sangat bagus dan indah. Jadi sangat bahagia lah bisa ibadah di sini, ujar Zuhelmi, salah satu warga dikutip iNews TV, Jumat (7/4/2023).
Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, Masjid Raya Baiturahman digunakan sebagai tempat untuk mensyiarkan Islam, bahkan pada masa itu yang belajar Islam datang dari Melayu, Persia Arab dan Turki dan di masa penjajahan Belanda. Masjid Raya juga digunakan sebagai tempat Ibadah dan markas pertahanan terhadap serangan musuh.



