Pemerhati Hutan Jengkel dengan Perusak Habitat Edelweis Rawa di Ranca Upas: Tidak Peduli Lingkungan

Pemerhati Hutan Jengkel dengan Perusak Habitat Edelweis Rawa di Ranca Upas: Tidak Peduli Lingkungan

Travel | BuddyKu | Rabu, 8 Maret 2023 - 13:17
share

BANDUNG, celebrities.id - Jagat maya dihebohkan dengan aksi tidak tidak patut ditiru touring dan offroad komunitas motor trail di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. Bukan tanpa seban, mereka terbukti merusak habitat edelweis rawa yang tumbuh di sana. Pemerhati hutan pun ikut kesal dan memberikan perhatian.

Dalam video yang bereda, para pemerhati lingkungan menunjukkan betapa jengekelnya dengan aksi tak bertanggung jawab para pelaku offroader.

"Paham gak? Lihat nih, hancur! Tuh lihat nih, kalau gak percaya nih, apa ini (sambil membanting bunga edelweis rawa yang sudah mati). Lihat! Lihat nih. Tumbuh lagi gak? Susah! Menghijaukan lokasi ini juga kapan mau hijau lagi? Lama!" kata pria berkemeja hitam di video viral, dikutip MNC Portal, Rabu (8/3/2023).

Pria itu diketahui bernama Mang Uprit. Dia sangat menyayangkan para peserta kegiatan Ranca Upas 5 Maret 2023 tega melakukan pengrusakan pada tanaman langka tersebut.

Mang Uprit ajak para perusak taman edelwais Ranca Upas dialog. (Foto: celebrities.id/Twitter @MrBekalicky89)
Mang Uprit ajak para perusak taman edelwais Ranca Upas dialog. (Foto: celebrities.id/Twitter @MrBekalicky89)

Hal yang juga sangat disayangkan Mang Uprit, kegiatan tersebut dinilai semata-mata bermuatan bisnis, tidak memperhatikan alam di sekitar lokasi acara.

"Anda pure-nya hanya ke bisnis, tidak peduli lingkungan. Lihat! Paham gak kalian? Kalau merasa tersinggung silahkan datang ngobrol dengan saya langsung. Saya di kios Ranca Upas, tempat jualan bunga. Silahkan datang," tuturnya.

Di video itu juga Mang Uprit memberitahu bahwa area yang rusak sejatinya tidak boleh dilintasi. Sebab, itu adalah habitat bunga edelweis rawa yang dirawat dan dijaga keasliannya.

Keterangan di plang bertuliskan, \'Dilarang memetik atau mengambil bunga rawa\'.

"Sebelum kejadian, plang ini sudah berdiri. Lihat, plang ini sudah berdiri. Mestinya di sini (setelah membaca keterangan di plang) juga paham," ujarnya.

Mang Uprit menegaskan bahwa para pelaku bukanlah orang yang cinta lingkungan, karena tega merusak alam hanya demi memenuhi kesenangan pribadi.

Status Bunga Edelweis Rawa Begitu Berharga

Di video yang sama, Mang Uprit juga menjelaskan soal begitu berharganya bunga edelweis rawa.

"Dari satu tunas ini bisa berkembang biak bisa menjadi belasan tunas. Paham gak? Di sini meski banyak rumput, kelihatannya hijau rumput semua, sudah ada bunga rawanya. Saya tanam lagi, saya perbanyak lagi meskipun ini awalnya dari alam, saya budidayakan saya lestarikan," kata Mang Uprit.

Dia lantas menantang pihak Perhutani untuk mengecek langsung ke lokasi supaya lihat langsung apa yang sudah dilakukan di area kejadian.

"Kalau pihak Perhutani tidak percaya (kalau saya memperbanyak bunga rawa hampir setiap blok), silahkan cek langsung ke lokasi. Yuk kita lihat ke rawa," ujarnya.

Mang Uprit mengakui bahwa bunga yang tumbuh memang jadi ladang rezekinya. Ia jual bunga tersebut, tapi tidak semata-mata mencari keuntungan.

"Saya mengambil bunganya, mencari keuntungan dari ini, tidak semata-mata mencari keuntungan. Saya ingin melestarikan, memperbanyak. Biar Anda paham," ucap Mang Uprit.

"Biar nanti, bunga ini bukan sekadar cerita tapi ini harus lestari, harus tetap ada," tuturnya kemudian.

Video ini pertama kali diunggah di akun TikTok @mang_uprit_mangprang79 dan berakhir di Twitter. Akun @MrBekalicky89 yang membagikan ulang dan kini sudah ditonton lebih dari 62 ribu kali.

Semoga ada tindak lanjut serius dari kejadian ini. Hal itu juga yang diharapkan netizen.

"Miris dan jelas nunggu tindak lanjut tegas. Alam dianggap sepele satu orang, (tapi) yang rugi penduduk Bumi pencinta asri," tulis @hlmtss**.

"Kasihan Mang Uprit. Selalu sehat, ya mang, " tulis akun @bas***.

"Ya ampun pak, sabar, ya. Sedih banget," tulis @meeaha***.

Topik Menarik