Kenapa Valentine Identik dengan Cokelat, Simbol Romansa bagi Pasangan
JAKARTA, celebrities.id Kenapa valentine identik dengan cokelat?. Pertanyaan itu mungkin sering terlintas di benak orang banyak.
Cokelat memiliki rasa manis yang mampu menenangkan hati. Mungkin itu pula yang menjadikan sebagian orang memberikan cokelat pada pasangan.
Kenapa valentine identik dengan cokelat
Melansir Royal Examiner, Selasa (14/2/2023), faktanya hubungan antara cokelat dan cinta sudah ada sejak bangsa Maya yang pertama kali membuat biji kakao sekitar 500 SM. Akhirnya, mereka secara ritual menggunakan apa yang disebut "pemberian para dewa" ini dalam upacara pernikahan.
Namun, dibutuhkan lebih dari 2.000 tahun hingga cokelat sampai ke Eropa dan akhirnya beberapa ratus tahun kemudian cokelat menjadi suguhan Hari Valentine.
Baru pada 1861 pembuat permen bernama Richard Cadbury terinspirasi dan berpikir menjual cokelat untuk Hari Valentine. Dia mengemasnya dalam kotak berbentuk hati yang dihiasi kuncup mawar dan cupid yang kemudian menjadi simbol romansa populer di kalangan orang Victoria. Maka lahirlah tradisi Hari Valentine yang baru.
Kini, kotak cokelat berbentuk hati ada di mana-mana pada hari Valentine dan di Amerika Utara, setiap tahun, lebih dari 58 juta pon cokelat dibeli untuk merayakan acara tersebut.
Di sisi lain, biji kakao banyak mengandung fitonutrien, yang berfungsi sebagai antioksidan. Mereka juga kaya akan zat besi, tembaga, magnesium, seng, dan fosfor. Atribut ini diyakini berkontribusi pada manfaat kesehatan cokelat, termasuk potensi kemampuannya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kognitif, dan meningkatkan mood Anda.

