5 Alasan JD ID Tutup, Karena Tantangan Perubahan Bisnis?

5 Alasan JD ID Tutup, Karena Tantangan Perubahan Bisnis?

Travel | BuddyKu | Kamis, 2 Februari 2023 - 17:21
share

JAKARTA, celebrities.id - Baru-baru ini raksasa anak perusahaan retail asal China JD ID viral dan menghebohkan jagat masyarakat tanah air. Bagaimana tidak, perusahaan besar satu ini secara tiba-tiba mengambil langkah untuk memilih tutup permanen di Indonesia.

Momen tersebut lantas membuahkan pertanyaan di benak para konsumen di tanah air terkait apa alasan JD ID tutup? Pasalnya perusahaan e-commerce JD ID berhasil menduduki peringkat ke 10 dengan trafik yang besar pada akhir tahun 2022.

Tidak hanya itu saja, banyak konsumen di Indonesia merasa puas berbelanja di e-commerce satu ini karena dijamin keaslianya seperti yang tertera pada sebuah tagline-nya yaitu Di Jamin Ori.Lantas mengapa pada awal tahun 2023 perusahaan ini memilih tutup dan hengkang di Indonesia?

Cari tahu alasannya melalui ulasan satu ini. Berikut Celebrities.id merangkum dari beberapa sumber, Selasa (31/01/2023) terkait 5 alasan JD ID tutup di Indonesia.

5 Alasan JD ID Tutup

1. PHK Besar-Besaran

Alasan pertama yang cukup kuat mendukung penutupan perusahaan JD ID yaitu dengan memangkas tenaga kerja dan melakukan PHK besar-besaran. Langkah satu ini dinilai efektif dan menjadi solusi tepat untuk menjawab tantangan perubahan pasar yang cukup signifikan di awal tahun 2023. Perusahaan tersebut telah memangkas total 30 % seluruh pegawai dengan rata-rata jumlah mencapai 200 orang.

2. Adaptasi Perubahan Dengan Menutup Layanan Logistik

Setelah melakukan PHK besar-besaran kemudian JD ID mengambil langkah selanjutnya dengan menutup layanan logistik JD Express Indonesia. Hal itu turut mendukung alasan mengapa JD ID telah siap untuk meninggalkan Indonesia. Cara satu ini dilakukan oleh pihak JD ID supaya lebih mudah untuk beradaptasi dengan perubahan bisnis dan pasar.

3. Memberikan Pengumuman Resmi Di Media Sosial

Tidak hanya itu saja, setelah menutup layanan logistik kemudian pihak JD ID memberikan pengumuman resmi terkait penutupan layanan retail melalui media sosial. Hal itu dibuktikan melalui sebuah pernyataan yang terdapat di Instagram resmi @ jdid.
PENGUMUMAN. Kami akan menonaktifkan fitur JDBalance. Yuk, tarik dan gunakan saldo JDBalance sebelum tanggal 31 Maret 2023. Info cara penarikan JDBalance: http://bit.ly/JDIDPusatBantuan. Hubungi Minjoy yaa, kalau masih ada kendala dan info lainnya. Tulis dalam akun resmi Instagram

4. Fokus Membangun Rantai Pasok Lintas Negara

Alasan keempat yang memperkuat penutupan layanan ritel JD ID di Indonesia dikarenakan bahwa perusahaan ingin fokus membangun rantai pasok lintas negara. Langkah yang telah dijabarkan diatas dinilai sangat strategis untuk memperkuat inti perkembangan jaringan pasar lintas negara yang meliputi pergudangan dan logistik

5. Tantangan Perubahan Bisnis

Alasan kelima pihak JD ID memilih tutup di pasar Indonesia dikarenakan untuk menjawab tantangan perubahan bisnis. Keputusan manajemen satu ini dianggap baik untuk melakukan perampingan. Hal ini dilakukan supaya perusahaan dapat bergerak luwes mengikuti perkembangan dan perubahan pasar Internasional badai startup yang saat ini sedang merosot tajam.