Bukit Mimizuka: Tempat Pemakaman Unik Khusus untuk Hidung dan Telinga Saja

Bukit Mimizuka: Tempat Pemakaman Unik Khusus untuk Hidung dan Telinga Saja

Travel | BuddyKu | Kamis, 13 Oktober 2022 - 21:27
share

Di tengah lingkungan perumahan yang tenang di pinggiran Kyoto, Jepang, adalah bukit setinggi 30 kaki yang tertutup rumput di dalamnya terkubur sekitar 38.000 hidung pria, wanita dan anak-anak yang dibantai selama invasi Jepang ke Korea selama akhir abad ke-16.

Selama berabad-abad Bukit Mimizuka telah menjadi situs ziarah bagi orang Korea yang bepergian ke Jepang. Kuil ini awalnya dikenal sebagai hanazuka, atau "gundukan hidung".

Tetapi, beberapa dekade kemudian beberapa orang menganggapnya terlalu kejam, dan mengubah namanya menjadi mimizuka, yang berarti "gundukan telinga".

Pada masa perang dunia, para pejuang sering memenggal kepala musuh yang mereka bunuh sebagai bukti pembunuhan mereka. Kepala-kepala itu diasinkan, dikemas dalam tong dan dikirim kembali ke Jepang, di mana mereka dihitung dan para jenderal diberi hadiah sesuai dengan jumlah musuh yang telah dibunuh pasukan mereka.

Saat invasi berlangsung, jumlah kepala pasukan yang dikirim kembali dari medan perang menjadi tidak mungkin untuk dikendalikan. Akhirnya, diputuskan bahwa hanya hidung yang akan dikumpulkan. Pasukan musuh masih dipenggal, tetapi hanya hidungnya yang dipotong dan dikirim kembali ke Jepang.

Hidung yang dikirim ke Jepang dimakamkan terutama di dua tempat Kyoto dan Okayama. Di Kyoto, Hideyoshi memerintahkan irisan hidung untuk dikubur di halaman Kuil Hokoji dan sebuah kuil yang akan dibangun di atas gundukan pemakaman.

Sejarah inilah yang membuat bangunan Mimizuka sekarang ini memiliki wujud yang unik sekaligus seram karena menjadi pemakaman yang hanya berisikan hidung dan telinga.

Penulis: Jihan Rienita

Artikel Menarik Lainnya:

Topik Menarik