Pizza ala Mantan TKW, Dibuat Dadakan dari Nol Rasanya Seenak Resto Ternama
Makanan asal Italia, Pizza , menjadi salah satu makanan favorit Tim IDZ Creators , Pramita Kusumaningrum. Hidangan gurih ini dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saus tomat serta keju dengan berbagai topping.
Bahkan, Pramita yang asli Ponorogo rela ke luar kota demi menyantap pizza dari resto ternama. ke salah satu brand pizza yang terkenal di Indonesia.Karena pizza bagai makanan Sultan yang susah ditemukan di Ponorogo.
Namun semenjak lima tahun lalu, hobi mampir ke salah satu brand pizza itu terhenti.Karena di Ponorogo ada yang menjual pizza yang rasanya nyaris sama dengan brand pizza kenamaan. Harganya pun murah meriah.
Pizza tersebut dijuluki pizza rakyat. Harganya menjangkau semua kalangan. Karena hanya perlu merogoh kocek Rp20 ribu bisa mendapatkan pizza rakyat ukuran medium.
Sajian merakyat itu bisa kamu coba di Warung Kopi Kong, Jalan Suromenggolo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah jalan yang terkenal dengan pusat jajanan.
Lima tahun langganan pizza rakyat, belum sekalipun Pramita melihat langsung pembuatannya. Sabtu (25/6/2022) ini, Pramita beresempatan untuk melihat pembuatan pizza istimewa tersebut.
Perlu waktu 45 menit membuatnya secara dadakan, karena semua bahannya fresh , bukan frozen. Yang membuatnya adalah Narsih yang cekatan membuat adonan pizza.
Mencampur tepung, menambahi pengembang, hingga menjadikannya adonan berukuran bundar khas pizza.
Adonan setengah jadi itu dilumuri dengan saus. Lagi-lagi sausnya homemade , bukan kemasan. Terakhir, diberi berbagai macam toping.
Dimasukkan ke oven. Panggang sebentar baru bisa disajikan ke pembeli atau pemesan, ujar Narsih.
Narsih mengaku bukan belajar dari YouTube. Dia yang dulunya Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri mengaku sering disuruh majikannya untuk membuat berbagai makanan.Mulai dari kebab turki, spaghetti, pizza hingga roti-rotian. Narsih pun memanfaatkan untuk belajar. Apalagi semua bahan gratis karena dibiayai majikannya.
Majikan dan anak saya ngomong kalau rasanya kayak pizza. Ala italia, terangmya.
Sudah puas mencari ilmu selama 10 tahun di Dubai, Arab Saudi dan Hong Kong, Narsih pulang ke Ponorogo. Dia melihat ada peluang membuka usaha pizza.
Maklum saja, lima tahun lalu belum ada brand pizza masuk ke Bumi Reog. Saingannya hanya pizza yang dibuat dadakan dengan bahan seadanya.
Ibu satu orang anak itu pun mulai berbisnis. Dari yang semula hanya online hingga membuka lapak di Jalan Suromenggolo. Padang surut dirasakannya, terlebih waktu brand-brand pizza masuk.
Tapi mereka yang telah merasakan kan jadi kembali lagi. Sempat lari sebentar. Sekarang udah langganan lagi. Satu pelanggan bisa sampai 10 pizza pesanannya, pungkasnya.
Jadi penasaran dengan pizza rakyat ala #kulinerangue? Lihat dulu videonya Tim IDZ Creators , Pramita Kusumaningrum yang merem melek menyantap pizza ala mantan TKW dalam video berikut:
Video yang dibuat oleh Pramita Kusumaningrum ini bagian dari kompetisi #kulinerangue, ya! Kamu juga bisa ikut kompetisinya. Caranya, tinggal buat video berburu kuliner sekreatif mungkin.
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Lets join IDZ Creators dengan klik di sini .
