Loading...
Loading…
Kisah Ning Nida, Gadis Desa Juarai Lomba Hafalan Al-Qur’an Internasional di Rusia

Kisah Ning Nida, Gadis Desa Juarai Lomba Hafalan Al-Qur’an Internasional di Rusia

Powered by BuddyKu
Travel | Indozone | Kamis, 26 Mei 2022 - 11:14

Dewi YukhaNida, perempuan asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, berhasil membuat harum nama Indonesiadikancah dunia. PasalnyaNingNidasapaan akrabnya menjuarai Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) the 4th Holy Qur'an Recitation CompetitiondiRusia.

Cerita Dewi YukhaNida menjadi delegasi Indonesia dalam kejuaraan ini berlua ketika ia menjadi pemenanng di ajang MTQ nasional 2020 di Padang. Saat itu, Ning Nida menjuarai tafsir bahasa Arab.

Dari situ, perempuan asalDesa Ngadisoko, Kecamatan Durenan, kemudian dijadikan delegasi ke Rusia. NingNidamenjelaskan bahwa kejuaraninternasionalini bukan kali pertama baginya. Sebelumnya, ia juga sudah 2 kali dikirim dalamlombayang sama.

PertamadiJordania,NingNidamasuk 5 besar dan waktu itu disuruh membaca Al-Quran didepan menteri dan pembesar kerajaan. Kesempatan ke-2diDubai tahun 2019 dan masuk sebagai finalis.

KetigadiRusiaini, Alhamdulillah berkat barokah dan doa kita semua saya diberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan, katanya. NingNidabertemu Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. (Dok. Prokpim Kabupaten Trenggalek)

NingIda lalu berkisah, bahwa saat mengikuti perlombaan, ia seakan diberikan keajaiban. Ia tidakmenyangka tubuhnya kuat menempuhperjalanan24 jam dengan cuaca yang dingin dan makanan tidak pakai nasi.

Baca Juga :
Hafizah Dewi Yukha Nida Asal Trenggalek Juara MTQ Internasional di Rusia

Menurutnya, saatlomba kondisi tubuhnya kuat dan sehat. Baginya ini adalah anugerah yang sangat luar biasa. Saat kompetisi di Rusia pesertanya ada 70 negara. Karena perhelatannya megah dan besar, makan peserta yang tampil harus lolos seleksi terlebih dahulu.

Tahun ini,NingNidabisamengalahkan wakil dari Ingris yang merupakan juara saat ajang serupa diDubai pada 2019 lalu.Karena menjadi juara 1,NingNidamendapatkan penghargaan dari Presiden dari Kazakhstan.

Senangnya lagi, tempat yang ditinggali juaraMHQsaat perlombaan mayoritas penduduknya muslim. Tercatat lebih 60% penduduk di sana muslim. Lebih lanjutNingNidamenambahkan perjuangan yang dijalaninya tidaklah instan. NingNidabertemu Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. (Dok. Prokpim Kabupaten Trenggalek)

Dia memulai dari nol. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum KedungbajuldiKabupaten Trenggalek ini harus menghafal Al-Qur'an mulai dari Juz 1 hingga Juz 30. Merangkai angka per angka, ayat per ayat, huruf per huruf, sampai bisa lancar.

Baca Juga :
Hafidzah Asal Trenggalek Juara Pertama MTQ Internasional Negara OKI Di Kazan Rusia

Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Kiai Ibnu Muthi dengan Ibu Nyai Siti Munawarah menuturkan, mulai menghafal Al-Qur'an mulai umur 15 tahun dan menghatamkan ketika umur 17 tahun.

Ketika di pesantren, saya dipanggil Pak Kyaidisuruh ikutlombaMHQtafsir bahasa Arab. Pertamanya saya menolak, karena memanggil saya sampai 3 kali. Akhirnya saya sungkan, kata Nida.

Sehingga, jelas dia, MTQ karena dipaksa guru, bukan keinginan sendiri. WaktudiBanyuwangi tahun 2016 dia mendapat juara.

Dinasional Alhamdilillah saya selalu mendapatkan juara. Insya Allah tahun ini saya ikut tafsir Bahasa Indonesia dan adik saya mengikutiMHQ20 Juz, lanjutnya.

Hasil kejuaraan yang diraih bagiNingNidabukanlah akhir dari perjuangannya. Menurutnya itu sebuah amanah baginya. Menyambut kedatangan juaraMHQinternasionalitu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengaku bangga.

Bangga, apalagi Trenggalek namanya mencuatdiInternasional. Dan ini karena Al-Qur'an, jadi saya sangat trenyuh, pungkasnya.

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Lets join IDZ Creators dengan klik di sini . IDZ Creators

Original Source

Topik Menarik

{
{