Misterius! Petra, Kota 'Merah Muda' yang Sempat Hilang jadi Bukti Keajaiban Dunia
Hanya memerlukan waktu tempuh selama 3,5 jam dari Amman menuju Petra yang menjadi salah satu sightseeing spot paling ngetop di Yordania.
Petra diperkirakan dibangun pada awal tahun 312 sebelum masehi, sebagai ibu kota dari Nabath oleh suku Nabatea yang mendiami Yordania kuno.
Mereka menguasai jalur perdagangan di kawasan gurun kala itu, sampai akhirnya Romawi datang dan mengambil alih kekuasaan Suku Nabatea.
Sejak saat itulah Kota Petra bukannya maju, kekuatan ekonomi mereka malah melemah. Gempa dahsyat semakin memporak porandakan kota ini. Sistem suplai air pun hancur. Sejak saat itu penduduknya meninggalkan Petra dalam kesepian yang abadi.
Banyak editor majalah perjalanan yang memasukkan Petra sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi sebelum kamu mati.
Rogoh kantong agak dalam jika ingin mengunjungi Petra, harga tiket masuk kota Petra dihargai JD 50 per orang atau setara dengan Rp1 juta untuk kunjungan satu hari.
Menyusuri area arkeologi ini bisa dengan berjalan kaki atau dengan mengendarai kereta kuda atau keledai, pilih saja yang menurut kamu nyaman.
Di Petra, kamu akan menemukan The Bab-as-siq, jalan berliku penuh kerikil dengan batu-batu merah setinggi 100-200 meter.
Berjalan selama 1,5 kilometer, akhirnya mata kamu aka disuguhkan sebuah bangunan ikonik yang sering dilihat di majalah traveling dan postcard, yakni The Treasury.
Bangunan ini berdiri gagah, cantik, impressive dan penuh misteri, such an amazing and magnificent !
Tim IDZ Creators, Fabiola Lawalata yang sempat ke Petra langsung melayangkan pikiran menuju ribuan tahun yang lalu. Membayangkan apa yang terjadi di Petra kala itu, tempat apakah ini sebenarnya, bagaimanakah situasi orang-orang di sini pada jaman tersebut.
Aturan Baru untuk Wisatawan yang Berkunjung ke AS, Trump Minta Jejak Digital 5 Tahun Terakhir
Pertanyaan-pertanyaan itu selalu bermain di kepala sementara mata memandang ke sekeliling. Emggak heran kalau jutaan manusia di dunia menobatkan Petra sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia, sudah sepantasnya.
Karena kemegahan dan keindahannya, bangunan ini menjadi bagian dalam film Hollywood arahan Steven Spielberg, Indiana Jones & the Last Crusade yang dibintangi Harrison Ford.
Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Petra adalah sebelum tengah hari karena sinar matahari masih menyinari bangunan ini tanpa terhalang, dan pastinya sebelum ratusan turis tiba agar kamu bisa leluasa berfoto di depan The Treasury.
Petra bukan hanya bangunan The Treasury saja. Masih banyak lagi spot yang bisa kamu nikmati, sebut saja Royal Tomb yang merupakan kuburan kuno, hanya saja bentuknya lebih besar dan megah dibanding kuburan-kuburan lainnya.
Sesuai namanya, Royal Tomb ini memang dibuat untuk kaum bangsawan dan orang-orang kaya Nabatea.
Selain The Treasury dan Royal Tomb, ada juga Mausoleum of Sextus Florentinius, Amphitheater dengan daya tampung 8000 orang sampai menuju The Monastery yang enggak kalah spektakulernya, Monastery wajib ditempuh melalui 800 anak tangga sekali jalan, dengan medan yang penuh kerikil, pasir dan menanjak.
Enggak afdol rasanya kalau meninggalkan tanah Petra tanpa membeli buah tangan untuk keluarga. Jangan lupa bawa pulang magnet kulkas, kaus dan gantungan kunci bertuliskan Petra.
Kalau mau yang enggak biasa, pastikan kamu membali perawatan kulit yang berbasiskan lumpur dari laut mati yang telah terbukti menyehatkan kulit, dan juga topi cowboy ala Indiana Jones
Oh ya, pemegang paspor Indonesia bisa mengunjungi Yordania dengan fasilitas visa on arrival ya!
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Lets join IDZ Creators dengan klik di sini.



