Loading...
Loading…
Perang Belum Selesai! Begini Kekuatan Rudal Baru Rusia yang Dijuluki Si `Satan 2` Buat Barat Ketar-Ketir

Perang Belum Selesai! Begini Kekuatan Rudal Baru Rusia yang Dijuluki Si `Satan 2` Buat Barat Ketar-Ketir

Travel | koran-jakarta.com | Sabtu, 23 April 2022 - 18:20

Rusia unjuk kekuatan militernya dengan meluncurkan uji coba rudal Sarmat, sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) yang diklaim mampu mengangkut hulu ledak nuklir. Rudal Sarmat bahkan dijuluki analis barat sebagai "Satan 2".

Putin bahkan mengatakan rudal ICBM Sarmat merupakan senjata strategis teranyar Rusia yang tak memiliki tandingannya di tempat lain.

"Teknologi kompleks baru ini memiliki karakteristik taktis dan teknis tertinggi dan mampu mengatasi semua sarana pertahanan anti-rudal modern. Teknologi ini tidak tertandingi di dunia, tidak tertandingi dalam waktu yang lama ke depan," kata Putin seperti dikutip Reuters.

Rudal Sarmat dilaporkan telah dikembangkan selama bertahun-tahun tetapi baru muncul kembali di tengah geopolitik ekstrem, invasi Rusia ke Ukraina. Berdasarkan Missile Threat, rudal Sarmat pertama kali dikembangkan pada tahun 2000-an yang dirancang untuk menggantikan SS-18 Satan ICBM Rusia yang telah berusia tua.

Rusia baru memberikan kontrak produksi kepada Makeyev Design Bureau dan NPOMash pada awal 2011. Rusia kemudian menyelesaikan penelitian dan pengembangan rudal Sarmat pada 21 Juli 2011. Namun, Rusia baru dapat menyelesaikan prototipe pertama rudal Sarmat pada akhir tahun 2015.

Baca Juga :
Ketegangan Meningkat! Bukan Ukraina, Rudal Setan Rusia dan Hipersonik Tiongkok justru Targetkan Amerika Serikat, Ada Apa?

Tetapi uji ejeksi Silo pertama yang dilakukan Rusia pada Desember 2017 mengungkapkan adanya kekurangan teknis pada sistem peluncuran rudal. Rusia lalu melakukan dua tes ejeksi Silo pada Maret dan Mei 2018 dan dilaporkan berhasil. Kendati demikian, rudal ICBM Sarmat yang awalnya dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada 2018 dengan pesanan 50 rudal sempat tertunda akibat beberapa kendala teknis.

Rudal ICBM Sarmat memiliki panjang 35,3 meter dan diameter yang mencapai 3 meter. Sarmat menggunakan bahan bakar cair dengan jangkauan 18.000 kilometer dan berat peluncuran 208,1 metrik ton.

Julukan "Satan 2" rudal ICBM Sarmat bukan tanpa alasan, senjata baru Rusia ini dilaporkan mampu membawa berbagai macam hulu ledak hingga 10 ton. Media Rusia bahkan menyebut rudal ICBM Sarmat mampu mengangkut hingga 10 hulu ledak besar dan 16 yang lebih kecil.

Berkat kemampuan ini rudal ICBM Sarmat menjadi salah satu rudal Rusia generasi berikutnya yang disebut Putin tidak terkalahkan dan yang juga termasuk rudal hipersonik Kinzhal dan Avangard.

Baca Juga :
Waduh! Berhasil Uji Coba Rudal `Setan` di Tengah Perang, Rusia Tingkatkan Ketegangan Geopolitik dan Ancam Pihak Barat

Bahkan rudal ICBM Sarmat disinyalir mampu mengenai target apa pun selama masih berada di Bumi. Rudal seberat 200 ton ini juga dirancang mampu menghindari sistem pertahanan anti-rudal dengan fase dorongan awal yang singkat.

Original Source

Topik Menarik