Loading...
Loading…
Destinasi Wisata Kampung Tematik Tutup Sementara Imbas Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat

Destinasi Wisata Kampung Tematik Tutup Sementara Imbas Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat

Travel | jatimtimes.com | Selasa, 15 Februari 2022 - 10:14

JATIMTIMES - Kasus covid-19 di Kota Malang yang terus melonjak membuat pengelola destinasi wisata kampung tematik waspada. Meski secara aturan masih tetap diperbolehkan dibuka, tampaknya pihak pengelola lebih memilih untuk sementara waktu tidak beroperasional.

Apalagi, kemarin (Senin, 14/2/2022) kasus covid-19 di Kota Malang masih bertambah sebanyak 367 pasien. Kini, total kasus covid-19 sejak kemunculannya pada Maret 2020 lalu mencapai 19.797 orang.

Sementara, jumlah kasus aktif, juga bertambah sebanyak 144 dalam sehari. Kini total kasus covid aktif di Kota Malang mencapai 2.509 pasien.

Dari pergerakan lonjakan kasus tersebut, Kota Malang kini berada di Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, pihaknya tetap memperbolehkan destinasi wisata dibuka. Hanya, pihak pengelola dirasa lebih awas akan penyebaran covid-19.

"Untuk wisata sebetulnya diperbolehkan buka. Tapi, di Kota Malang memang (pengelola) kampung-kampung tematik itu sudah memiliki kesadaran diri. Mereka nggak buka," ujarnya.

Berdasarkan aturan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terbaru tentang PPKM Jawa-Bali yang diperpanjang hingga 21 Februari 2022, untuk daerah dengan kategori level 3, tempat wisata diperbolehkan buka dengan syarat.

Jika sebelumnya pada PPKM Jawa Bali di wilayah level 3 hingga 14 Februari 2022, kapasitas tempat wisata hanya dibolehkan 25 persen. Namun per hari ini, Selasa (15/2) tempat wisata di daerah berstatus PPKM Level 3 diizinkan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Namun, kampung tematik yang cukup dinantikan dan sering mendapat kunjungan wisatawan di Kota Malang sementara waktu ditutup. "Seperti Kampung Kayutangan Heritage, Kampung Tridi, Kampung Warna-warni dan lainnya itu saat ini tutup," jelas Ida Ayu.

Sementara, sambung perempuan yang akrab disapa Dayu itu, destinasi wisata buatan Hawaii Waterpark tetap beroperasional. Namun, atas inisitaif dan guna mengantisipasi penyebaran kasus covid-19, kapasitas pengunjung dibatasi maksimal 25 persen.

Di samping itu, penerapan protokol kesehatan (prokes) dilakukan cukup ketat dan wajib mengimplementasikan aplikasi PeduliLindungi. "Kalau Hawaii itu buka, tapi prokesnya sangat ketat. Aplikasi PeduliLindungi juga sudah diterapkan di situ. Mereka bahkan membatasi sendiri. Kalau aturan itu 50 persen, mereka menerapkan 25 persen. Inisiatif mereka, karena kalau terjadi sesuatu yang rugi, ya mereka sendiri," tandasnya.

Original Source

Topik Menarik