Kunjungan Wisatawan di Malang Naik 60%, Ini Kata Satpol PP Kabupaten Malang

Travel | jatimtimes.com | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 20:13
Kunjungan Wisatawan di Malang Naik 60%, Ini Kata Satpol PP Kabupaten Malang

JATIMTIMES - Jumlah kunjungan di beberapa destinasi wisata mengalami peningkatan yang cukup drastis pada Minggu (26/12/2021). Jika dibandingkan dengan Sabtu (25/12/2021) yang bertepatan dengan perayan Natal, kunjungan wisatawan pada hari ini, Sabtu (26/12/2021) meningkat hingga 60 persen.

Informasi yang dihimpun, beberapa tempat wisata yang mengalami lonjakan wisatawan adalah di Pantai Balekambang, Kondangmerak, Sendang Biru, Teluk Asmara dan beberapa lainnya.

"Itu untuk di Malang Selatan ya. Terpantau dari personel kami yang bertugas di sana. Juga pantauan dari Aplikasi PeduliLindungi, itu di Malang Selatan meningkat (kunjungan wisatawan) sampai sekitar 50 persen," ujar Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang kepada JatimTIMES, Minggu (26/12/2021) malam.

Selain itu, lonjakan wisatawan juga terpantau terjadi di Kafe Sawah yang ada di kawasan Pujon Kidul. Di mana, di kawasan tersebut tingkat kunjungan wisatawannya kurang lebih sekitar 60 persen. Atau sebanyak 2.990 dari kapasitas 4.500.

"Di Inmendagri kan kapasitas yang diperbolehkan hanya 75 persen. Di Pujon Kidul itu 75 persennya ya 4.500, dan kunjungannya mencapai 2.990 hari ini," terang Firmando.

Sementara itu, gelombang wisatawan ini diprediksi masih akan bertambah hingga menjelang momen malam pergantian tahun 2022. Firmando menegaskan, pihaknya juga akan melakukan pengetatan dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan.

"Bersama TNI-Polri juga, kalau penebalan personel dari kami sepertinya tidak. Karena SDM-nya juga terbatas. Karena nanti sepertinya tahun baru banyak yang tutup, kemungkinan mereka (wisatawan) akan memaksimalkan waktu di minggu-minggu ini" terang Firmando.

Namun begitu, meskipun melakukan pengetatan bersama pihak muspika, pihaknya lebih mengedepankan tindakan yang bersifat edukatif dan persuasif. Seperti mengimbau agar masyarakat bisa lebih abai dengan prokes. Salah satunya penggunaan masker.

"Kalau ada (masyarakat) yang tidak bawa masker, kita pendekatan, kita carikan solusi. Dan personel-personel kita (Satpol PP) yang di lapangan juga membawa masker," pungkas Firmando.

Artikel Asli