Loading...
Loading…
Tempat Wisata Diizinkan Buka saat Nataru, Simak Aturan Lengkapnya

Tempat Wisata Diizinkan Buka saat Nataru, Simak Aturan Lengkapnya

Travel | limapagi.id | Jumat, 24 Desember 2021 - 10:08

LIMAPAGI - Tak terasa besok seluruh umat Kristiani akan merayakan Natal. Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru.

Surat Edaran (SE)/2/M-K/2021 mengenai Aktivitas Usaha dan Destinasi Pariwisata pada Saat Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Surat tersebut ditandangani oleh Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Pembuatan SE ini merujuk pada Instruksi Menteri dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam SE terbaru dari Kemenparekraf tersebut disebutkan bahwa pemerintah memperbolehkan tempat wisata, taman rekreasi, dan tempat hiburan lain yang memiliki manajemen pengelolaan untuk beroperasi selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Tempat wisata, taman rekreasi dan tempat hiburan lainnya yang memiliki manajemen pengelolaan, dapat diizinkan beroperasi oleh pemerintah dengan kapasitas 50 persen untuk zona hijau dan 25 persen untuk zona kuning, bunyi SE tersebut, yang dikutip Jumat, 24 Desember 2021.

Selain pengaturan mengenai kapasitas, syarat lainnya yaitu tempat wisata dan hiburan harus menerapkan pedoman yang telah ditetapkan Kemenparekraf bersama Kementerian Kesehatan.

Tempat usaha dan destinasi wisata harus melaksanakan protokol kesehatan berbasis pada kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) secara ketat melalui aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan dan potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, dalam Surat Edaran juga disebutkan bahwa tempat usaha dan destinasi wisata dilarang untuk menggelar acara perayaan tahun baru, baik pada area indoor (tertutup) atau pun outdoor (terbuka). Berbagai acara perayaan yang dimaksud adalah arak-arakan, pesta petasan, serta pesta kembang api.

Surat Edaran ini tujukan Sandiaga untuk seluruh gubernur, bupati dan walikota, ketua asosiasi usaha pariwisata, pelaku usaha pariwisata, serta ketua asosiasi bioskop di seluruh Indonesia.

Berlakunya Surata Edaran ini tertulis dari tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.

Original Source

Topik Menarik