Terungkap, Ini yang Dilakukan Toko Bakery saat Roti Tidak Habis Terjual

inewsid | Travel | Published at 15/09/2021 14:47
Terungkap, Ini yang Dilakukan Toko Bakery saat Roti Tidak Habis Terjual

JAKARTA, iNews.id - Roti merupakan salah satu makanan yang kerap dijadikan camilan. Biasanya, roti terbuat dari tepung terigu dan air yang difermentasi dengan ragi.

Ada banyak jenis variasi roti, yaitu cokelat, keju, moca, dan lainnya. Namun, di balik kelezatan roti, pernahkah terpikirkan roti-roti yang dijual di toko, jika produknya tidak habis akan dikemanakan?

Ternyata, roti tersebut akan dibuang. Tapi tidak asal dibuang. Roti dan kue akan disiram dengan karbol atau air panas hingga produknya benar-benar tidak bisa dimakan lagi.

Melalui video di akun TikTok @dosenpangan, dia bertanya kepada beberapa karyawan dari lima bakery yang cukup ternama di Jakarta. Namun, mereka semua mengatakan memang roti yang tidak dijual semua akan dibuang. Tapi alasannya apa mereka tidak tahu, sebab hanya mengikuti SOP aturan perusahaan.

Kemudian dia bertanya kepada seorang teman yang bekerja sebagai store manager di bakery di salah satu mal. Rata-rata bakery di mal mengusung prinsip daily fresh yang artinya, produk yang dijual harus baru setiap harinya.

Dengan demikian, produk yang tidak terjual setiap hari akan dibuang untuk melindungi konsumen. Lalu dia bertanya, mengapa produk ini dibuang, kenapa tidak diberikan kepada orang lain saja.

Ternyata itu untuk menjaga image perusahaan. Jika diberikan kepada karyawan atau orang lain takutnya produk itu dijual kembali dengan harga yang lebih murah. "Jadinya membuat nilai produk akan turun," ujarnya.

Selain itu, jika produk diberikan kepada orang lain dan terjadi sesuatu, misalnya keracunan, perusahaan takut dituntut dan nama baiknya tercemar.

"Saya mengerti banget sih itu kebijakan perusahaan, cuma dalam hati saya ini saya agak sedih dan menyayangkan," tuturnya.

Menurut akun tersebut, makanan tersebut masih layak untuk diberikan kepada orang lain yang mungkin membutuhkan dan akan sangat bahagia jika bisa memakan makanan seperti ini. "Yang jelas, ini termasuk food waste atau membuang-buang makanan," ujarnya.

Artikel Asli