Loading...
Loading…
Tips Memulai Bisnis Kue Kering di Bulan Ramadhan

Tips Memulai Bisnis Kue Kering di Bulan Ramadhan

Travel | koran-jakarta.com | Kamis, 15 April 2021 - 06:00

Bulan Ramadhan telah tiba. Bulan yang sering disebut bulan yang penuh berkah ini memang benar-benar membawa berkah karena pada saat inilah banyak bisnis bermunculan.

Meski terkesan musiman nyatanya bisnis saat Ramadhan bisa membantu menambah penghasilan kita. Salah satu bisnis yang bisa kita lakukan adalah menjual aneka kue kering.

Tak ada salahnya menjalankan bisnis sembari memanfaatkan moment, setidaknya bisa untuk menambah pundi pundi rupiah. Lagi pula kue kering menjadi satu cemilan khas yang tersaji saat lebaran tiba.

Usaha ini peluangnya cukup besar karena Ramadhan dan Lebaran identik dengan kue kering tentu permintaannya akan tinggi. Jadi ini saatnya kita berbisnis kue kering.

Dalam berjualan kue kering tentu ada tips-tipsnya agar makin sukses. Tips menjalankan bisnis kue kering yang wajib kalian tahu akan segera dibahas di artikel ini.

Yuk simak apa saja tips menjalankan bisnis kue kering yang wajib kalian tahu.

Tips Menjalankan Bisnis Kue Kering

Kue kering memiliki banyak peminat menjelang Ramadhan apalagi Lebaran. Bisnis ini sangat menjanjikan apalagi di saat pandemi sekarang ini.

Mungkin bagi sebagian orang ada yang lebih memilih untuk membeli saja kue kering daripada membuat sendiri. Makanya omzet bisnis ini bisa menjadi sangat besar loh.

Untuk kalian yang ingin berbisnis kue kering harus paham tips menjalankan bisnis kue kering.

Tips menjalankan bisnis kue kering yang wajib kalian tahu antara lain:

1. Membuat produk

Prinsip utama yang perlu kita pegang sebagai pelaku usaha adalah kita harus memperhatikan kualitas produk kue kering yang akan kita produksi. Kalau memang harus menggunakan bahan tambahan seperti bahan pewarna, pengawet atau pemanis misalnya, maka kita harus menggunakan bahan yang memang khusus ditujukan untuk membuat makanan.

Dalam pemilihan bahan baku , kita harus pula memilih bahan baku yang berkualitas. Karena masalah makanan sangat berkaitan dengan kesehatan manusia, maka kita wajib memperhatikan masa kadaluarsa bahan baku yang akan kita gunakan. Dengan demikian kue kering yang akan kita hasilkan benar-benar aman untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan konsumen kita.

Setelah kita memperhitungkan secara cermat kualitas produk, selanjutnya kita harus memikirkan kemasan produk. Kemasan haruslah bisa menarik dan menguatkan minat konsumen pada produk kue kering yang kita produksi. Meski tekanan produk makanan adalah pada rasa, namun konsumen yang memerlukan kue kering akan melihat dahulu tampilan luar atau kemasan produk.

Agar penampilan kue kering yang kita pasarkan terlihat dan terkesan cantik, gunakan berbagai macam bentuk toples kedap udara atau bisa juga menggunakan toples mika yang ditutup rapat dengan plester transparan. Tambahlah nilai jual produk, dengan menambahkan hiasan ataupun mencantumkan merek kue kering yang kita produksi pada kemasan.

2. Tentukan Jenis Kue Kering yang Akan Dijual

Ada banyak jenis kue kering yang biasanya hadir menemeni Ramadhan atau Lebaran seperti nastar, kue kacang, putri salju, kue semprit, lidah kucing, kue pastel kering dan lainnya.

Tips menjalankan bisnis kue kering yang pertama adalah tentukan dulu kue kering apa yang akan kita jual. Ini bisa disesuaikan dengan kemampuan kita membuat kue kering ini.

Kalau kita yakin rasa kue yang kita buat lebih enak dari yang banyak dijual maka kita bisa pilih kue yang paling umum yakni nastar. Tapi kalau kita lebih memilih menjadi reseller lakukan sedikit riset tentang kue kering apa yang sedang hits beserta harganya.

3. Lakukan Inovasi Kue Kering

Tips menjalankan bisnis kue kering yang kedua adalah berani melakukan inovasi untuk kue kering yang akan kita jual. Jika biasanya kue nastar hanya bulat atau keranjang, kita bisa berinovasi membuat dengan bentuk-bentuk lainnya.

Selain bentuk yang berbeda kita juga bisa mengembangkan varian rasa yang baru dan unik. Inovasi ini bisa membuat kue kering yang kita jual akan berbeda dengan kompetitor dan terlihat lebih menarik. Melakukan tips ini juga bisa menambah nilai jual kue kering kita.

4. Jual di Toko Online

Menggunakan bantuan internet dalam memasarkan produk kita. Dengan demikian dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas, hingga ke berbagai daerah. Di jaman yang semakin maju berjualan tidak harus mempunyai toko fisik. Dengan toko online saja kita bisa berjualan.

Ini menjadi sebuah tren juga bagi penjual aneka kue kering karena lebih menghemat waktu dan untungnya juga lumayan. Tips menjalankan bisnis kue kering seperti ini sudah banyak dilakukan oleh banyak orang.

Kita tinggal foto kue kering yang dijual lalu buatlah deskripsi yang menarik. Jangan lupa untuk terus memantau apa yang terjadi di toko online kita karena pembeli kapan saja bisa datang.

Respon penjual yang cepat juga menjadi alasan orang akan membelinya atau tidak. Selain itu adakan juga promo menarik selama pembelian dengan jumlah yang ditentukan. Tips menjalankan bisnis kue kering yang satu ini bisa menarik calon pembeli lebih banyak.

5. Mencari konsumen

Tingginya permintaan masyarakat akan kue kering menjelang Lebaran, menjadikan kita tidak akan kesulitan mencari konsumen. Sebab, kebutuhan akan kue kering adalah kebutuhan semua kalangan.

Pada saat yang sama, tidak semua orang memiliki waktu ataupun kemampuan untuk membuat kue kering. Artinya, mereka akan lebih suka membeli kue kering di pasaran daripada harus membuatnya sendiri.

Permintaan akan kue kering tentunya bukan hanya terbatas dari keluarga atau konsumen rumahan. Sebab banyak kantor yang memerlukan kue kering sebagai parsel atau hadiah Lebaran bagi karyawan. arn

Original Source

Topik Menarik

{
{
{