Kolaborasi Volkswagen–Xpeng Belum Optimal Dongkrak Bisnis di China, Penjualan Masih Seret

Kolaborasi Volkswagen–Xpeng Belum Optimal Dongkrak Bisnis di China, Penjualan Masih Seret

Terkini | idxchannel | Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:20
share

IDXChannel—Kolaborasi antara Volkswagen dan Xpeng dianggap belum mampu menuntaskan persoalan penjualan yang dihadapi Volkswagen. Sebelumnya, perusahaan otomotif asal Jerman ini menggandeng Xpeng untuk membantu memperkuat penjualan mobil listrik.

Salah satu produk hasil kerja sama dua brand tersebut adalah SUV listrik ID. UNYX 08 yang penjualannya masih jauh dari harapan. Pada April–Agustus 2026, mobil ini hanya terjual sekitar 267 unit per bulan, sedangkan target awal perusahaan mencapai 3.622 unit per bulan.

Rendahnya penjualan tersebut mencerminkan ketatnya persaingan di pasar otomotif China. Konsumen di negara itu semakin mempertimbangkan kecanggihan teknologi, kelengkapan fitur, harga, dan kecepatan pengembangan produk dalam menentukan pilihan kendaraan.

Sejumlah produsen lokal, seperti Xiaomi dan Zeekr, mampu menarik perhatian konsumen melalui produk yang menawarkan teknologi kompetitif. Xiaomi dapat menjual hampir 57.000 unit, Zeekr menjual 21.000 unit. Sementara pada periode yang sama, ID. UNYX hanya terjual sekitar 1.300 unit.

Selain menghadapi persaingan produk, Volkswagen juga terkendala jaringan distribusi yang relatif terbatas. ID. UNYX 08 dipasarkan melalui jaringan dealer Volkswagen Anhui, yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jaringan penjualan Volkswagen bersama mitra lokalnya, FAW dan SAIC. Kondisi ini berpotensi membatasi jangkauan pemasaran dan tingkat pengenalan produk kepada konsumen.

Tekanan persaingan tersebut turut tercermin dalam penurunan pangsa pasar Volkswagen di China. Pada 2019, perusahaan menguasai sekitar 20 persen pasar mobil penumpang di negara tersebut. Namun, dalam delapan bulan pertama 2026, pangsa pasarnya turun menjadi sekitar 10 persen.

Volkswagen mulai menyesuaikan strategi bisnisnya dengan memperbaiki kinerja penjualan. Perusahaan memangkas target penjualan ID. UNYX 08 pada 2026 dari 32.600 unit menjadi 12.300 unit. Volkswagen juga memberikan potongan harga sekitar 17 persen untuk meningkatkan daya tarik kendaraan tersebut.

Di sisi lain, Volkswagen masih mengandalkan model baru sebagai upaya memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik China. Sedan listrik UNYX 09, yang juga dikembangkan bersama Xpeng, diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik. 

Perusahaan memperkirakan model tersebut mampu mencatat penjualan rata-rata hampir 4.900 unit per bulan.

Kondisi yang dihadapi Volkswagen menggambarkan tuntutan konsumen terhadap produsen otomotif untuk berinovasi dan menyesuaikan produk dengan perubahan kebutuhan konsumen. Bagi Volkswagen, kerja sama dengan Xpeng menjadi salah satu langkah penting, tetapi belum cukup untuk mengatasi seluruh persoalan bisnisnya di China.

Persaingan di China menunjukkan Volkswagen harus menghadirkan kendaraan yang kompetitif dari sisi teknologi dan harga, memperluas jaringan penjualan, serta merespons perubahan pasar dengan lebih cepat.


(Birru Aisyah)

Topik Menarik