TotalEnergies Tandatangan Kesepakatan untuk Kembali Beroperasi di Venezuela

TotalEnergies Tandatangan Kesepakatan untuk Kembali Beroperasi di Venezuela

Berita Utama | idxchannel | Senin, 21 September 2026 - 08:40
share

IDXChannel - TotalEnergies menandatangani perjanjian kerja sama energi dengan Venezuela yang dapat membuka jalan bagi perusahaan minyak raksasa asal Prancis tersebut untuk melanjutkan operasinya di negara itu, setelah sebelumnya melepas investasi minyak dan gasnya beberapa tahun lalu

Bloomberg melaporkan bahwa Presiden Petroleos de Venezuela, Héctor Obregón, dan Wakil Presiden Senior TotalEnergies untuk wilayah Amerika, Francisco Javier Rielo, menandatangani nota kesepahaman tersebut pada Sabtu (19/9/2026) di Caracas.

TotalEnergies E&P New Ventures akan berpartisipasi dalam proyek-proyek energi berdasarkan perjanjian tersebut, menurut pernyataan pemerintah Venezuela. Rincian proyek spesifik dan nilai investasi tidak diungkapkan.

Penjabat Presiden Delcy Rodríguez menyatakan bahwa perubahan pada undang-undang hidrokarbon Venezuela awal tahun ini telah menciptakan kondisi hukum yang bertujuan menarik investasi baru, menyusul penangkapan dan penyingkiran mantan Presiden Nicolás Maduro oleh pihak AS.

Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian langkah untuk membawa kembali perusahaan energi internasional ke Venezuela dan meningkatkan produksi dari cadangan minyak negara yang besar.

Awal bulan ini, Venezuela dan AS mengumumkan kemitraan yang melibatkan Chevron, Eni, dan GE Vernova yang bertujuan meningkatkan produksi minyak mentah. Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan bahwa kesepakatan-kesepakatan tersebut mewakili potensi investasi senilai "puluhan miliar" dolar.

Pemerintah AS juga telah menegosiasikan kepemilikan saham sebesar 35 persen di North American Blue Energy Partners, perusahaan milik pengusaha Venezuela, Alejandro Betancourt.

TotalEnergies sebelumnya telah beroperasi di Venezuela selama beberapa dekade sebelum mengurangi kehadirannya.

Perusahaan tersebut dan Equinor dari Norwegia keluar dari proyek minyak Petrocedeno pada 2021 seiring dengan langkah perusahaan energi asing menarik diri dari negara itu. CEO TotalEnergies, Patrick Pouyanne, saat itu mengatakan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan rencana perusahaan untuk mengurangi jejak karbonnya, bukan karena situasi politik Venezuela.

TotalEnergies kemudian menarik diri dari operasi gas alam di Venezuela dengan melepas saham mayoritasnya di YPergas.

Kesepakatan baru ini membuka jalan bagi perusahaan untuk membangun kembali kehadirannya di saat Venezuela berupaya mendatangkan modal asing guna meningkatkan produksi energi. (Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik