Dulu Ikut Nyinyir Vinicius Jr, Jose Mourinho Kini Siap Pasang Badan
MADRID – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, kini siap pasang badan dan membela Vinicius Jr dari serangan terutama dalam kasus rasisme. Padahal, ia dulu ikut nyinyir terhadap aksi sang pemain.
Saksikan Liga Spanyol 2026-2027 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.
1. Sasaran Rasisme
Vinicius kerap jadi sasaran rasisme, terutama di Liga Spanyol, gara-gara selebrasinya yang dinilai provokatif. Aksi itu sempat disayangkan oleh Mourinho sendiri saat mengasuh Benfica.
Ketika itu, Vinicius jadi sasaran rasisme pemain hingga suporter Benfica pada pertemuan di Liga Champions 2025-2026. Mourinho lalu mengatakan, tidak akan ada reaksi berlebihan bila perayaan golnya biasa saja.
“Berapa kali ini terjadi? Di berapa stadion? Dia adalah pemain kelas dunia. Saya mencintainya. Tapi, kenapa dia tidak selebrasi seperti Pele atau Eusebio? Ini yang saya tidak paham,” kata Mourinho, dikutip dari AS.
“Ketika itu terjadi di banyak stadion, pasti ada yang salah. Saya bilang ke Vini, ‘Kamu cetak gol indah tetapi kenapa selebrasinya begitu? Kenapa kamu tidak merayakan gol dengan kebahagiaan seperti seorang pemain yang hebat?’” cibir The Special One.
2. Pasang Badan
Kini, Mourinho gantian menjadi pelatih Vinicius di Real Madrid. Pria berkebangsaan Portugal itu merasa wajib untuk pasang badan dan membela anak asuhnya dalam situasi serupa.
Hal itu dilakukan Mourinho usai laga Espanyol vs Real Madrid di Liga Spanyol 2026-2027. Vinicius lagi-lagi jadi sasaran perundungan oleh pihak lawan.
“Vini sekarang milik saya. Vini bukanlah seorang santo, tetapi apa yang mereka lakukan kepadanya sudah berlebihan. Itu membuatnya frustrasi. Dia harus punya kontrol emosi yang bagus,” kata Mourinho, dikutip dari Goal International, Senin (24/8/2026).
“Saya bicara padanya, ‘Kalau kamu cetak gol, hati-hati dengan selebrasinya jadi saya bisa terus mainkan kamu,’ sungguh sulit,” tandas lelaki kelahiran Setubal tersebut.










