Perkosmi Sebut Industri Kosmetik Dalam Negeri Turut Kena Imbas Konflik Geopolitik Global

Perkosmi Sebut Industri Kosmetik Dalam Negeri Turut Kena Imbas Konflik Geopolitik Global

Terkini | idxchannel | Rabu, 6 Mei 2026 - 18:24
share

IDXChannel—Ketua Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (Perkosmi), Sancoyo Antarikso, mengungkapkan bahwa konflik geopolitik global turut berdampak negatif terhadap industri kosmetik atau kecantikan di Indonesia. 

Hal itu diungkapkan Sancoyo saat diwawancarai di sela-sela Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) Expo 2026 yang digelar oleh Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (Perkosmi) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, 6 Mei 2026.

Sancoyo menjelaskan bahwa ada dua dampak yang dirasakan oleh industri kosmetik. Salah satunya adalah nilai mata uang dolar yang melambung dan berdampak langsung terhadap produksi. 

Apalagi, sebagian besar pasokan bahan baku pembuatan kosmetik masih mengandalkan impor dari luar negeri.

“Jadi konflik geopolitik itu dua, pertama dolarnya makin mahal, satu itu,” ungkap Sancoyo.

Selain nilai mata uang dolar yang melambung, rantai pasok (supply chain) juga terganggu sehingga distribusi material terhambat. Bahkan beberapa bahan baku kemasan seperti petrokimia juga turut terdampak.

“Kedua juga supply chain-nya terganggu. Nah, kemudian kalau yang berbahan baku, misalnya yang dari petrochemicals, itu kan juga terdampak. Bahan-bahan kemasan kan mungkin juga terdampak,” ucap dia.

Meski demikian, ia menuturkan bahwa saat ini dampak tersebut tidak terlalu menjadi beban setelah pemerintah memberikan relaksasi atau pembebasan bea masuk impor, salah satunya adalah produk plastik.

“Kita seneng juga kemarin ada relaksasi biaya masuk itu. Nah, itu benar-benar bisa membantu juga, meskipun juga gak langsung,” pungkas dia.


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik