Jelang Arema FC vs Persebaya Surabaya: Marcos Santos Siapkan Taktik Progresif demi Redam Bajul Ijo

Jelang Arema FC vs Persebaya Surabaya: Marcos Santos Siapkan Taktik Progresif demi Redam Bajul Ijo

Terkini | okezone | Selasa, 28 April 2026 - 11:19
share

GIANYAR – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara terbuka melontarkan tantangan taktik kepada nakhoda Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, jelang pertemuan kedua tim di laga pekan ke-30 Super League 2025-2026, pada Selasa (28/4/2026) pukul 15.30 WIB. Tak heran laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali tersebut pun diprediksi akan menguras emosi dan strategi.

Pertemuan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya ini dipastikan berlangsung sengit. Duel klasik ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kualitas individu para pemain di lapangan, tetapi juga menjadi medan adu jenius antara dua pelatih yang memiliki filosofi sepak bola sangat kontras.

Menghadapi lawan bebuyutan, Marcos Santos menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil dengan pendekatan lebih progresif demi mencari celah di lini pertahanan lawan yang dikenal cukup rapat.

Santos mengakui bahwa organisasi permainan Persebaya di bawah asuhan Tavares sangat terstruktur, sehingga membutuhkan formula khusus untuk membongkarnya. Sebaliknya, Bernardo Tavares dikenal sebagai penganut gaya pragmatis yang sangat mengandalkan kedisiplinan posisi.

Marcos Santos. (Foto: Miftahul Ghani/Okezone)

Pelatih asal Portugal itu mengutamakan pertahanan solid serta transisi cepat, sebuah filosofi yang terbukti sukses mengantarkan PSM Makassar meraih gelar juara beberapa musim lalu. Karakteristik permainan lawan inilah yang telah masuk dalam radar pengamatan mendalam Marcos Santos.

“Tavares adalah pelatih berpengalaman. Ia tahu bagaimana membuat tim bertahan dengan baik dan menyerang secara efektif,” kata Santos dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Selasa (28/4/2026).

1. Perubahan Gaya Main Singo Edan

Menjelang duel bertajuk Derbi Jatim ini, Arema FC diperkirakan akan bermain jauh lebih agresif dibandingkan laga-laga sebelumnya. Perubahan pendekatan ini terlihat sangat kontras jika dibandingkan saat mereka melawan Persib Bandung, di mana Singo Edan lebih condong fokus pada kedisiplinan lini belakang.

 

Marcos Santos menegaskan ambisinya agar tim besutannya berani memberikan tekanan tinggi (high pressing) sejak menit awal. Pelatih asal Brasil tersebut berharap skema ofensif ini mampu merusak ritme permainan teratur yang biasanya diperagakan oleh skuad Persebaya Surabaya.

Kemenangan dalam laga ini akan sangat bergantung pada seberapa efektif Singo Edan memanfaatkan lubang sekecil apa pun di pertahanan lawan. Di sisi lain, Persebaya dipastikan akan tetap setia pada skema serangan balik cepat yang kerap menghukum kelengahan tim lawan.

2. Uji Konsistensi dan Karakter Tim

Bernardo Tavares. (Foto: Instagram/officialpersebaya)

Pertarungan di lini tengah akan menjadi kunci utama yang mempertemukan kedisiplinan organisasi dengan keberanian serangan langsung. Kedua kesebelasan dipastikan akan saling menguji konsistensi taktik serta ketahanan mental sepanjang 90 menit jalannya pertandingan.

Marcos Santos optimis bahwa perkembangan taktis timnya saat ini sudah berada di jalur yang benar untuk menghadapi strategi pragmatis Tavares. Ia melihat ada peningkatan signifikan dalam hal efisiensi serangan dan kepadatan jarak antar-lini timnya.

“Meski begitu, kami siap. Secara taktik, sekarang jarak antar lini lebih rapat, permainan lebih vertikal, serangan lebih langsung, dan tim mulai menunjukkan karakter khas Arema dengan kerja keras, semangat juang, dan determinasi tinggi,” pungkas Marcos Santos.

Topik Menarik