Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Malino, Bahas Polemik Ceramah di UGM

Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Malino, Bahas Polemik Ceramah di UGM

Berita Utama | inews | Selasa, 21 April 2026 - 12:09
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengundang sejumlah tokoh perundingan Malino I & II pada Selasa (21/4/2026). Jusuf Kalla menyebut pertemuan itu digelar demi memperbaiki situasi terkait ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang belakangan ini disorot.

Sejumlah tokoh agama yang pernah terlibat langsung dalam proses perdamaian Perjanjian Malino I dan Perjanjian Malino II turut hadir dalam pertemuan yang digelar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dari Poso, hadir perwakilan tokoh Kristen dari Sinode Gereja Kristen Tentena, seperti Pdt. Rudolf Metusala, Pdt. Jetroson Rense, Pdt. Dajaramo Tasiabe, dan Pdt. Rinaldi Damanik (yang juga menjadi delegasi dalam Perundingan Malino I).Sementara dari tokoh Muslim Poso, tampak Ustaz Sugianto Kaimuddin yang juga pernah menjadi delegasi Malino I hadir. 

Ia terlihat juga bersama Ustaz Muh. Amin, Ustaz Samsul Lawenga, dan Ustaz Mualim Fauzil.

Adapun dari Maluku, hadir tokoh lintas agama yang berperan dalam Perundingan Malino II, di antaranya Pdt. Prof. John Ruhulessin dari Gereja Protestan Maluku, Prof. Hasbullah Toisutta selaku tokoh Muslim dan mantan Rektor UIN Ambon, serta Ustaz Hadi Basalamah.

Kehadiran para tokoh yang sebelumnya terlibat dalam upaya rekonsiliasi konflik komunal di Poso dan Ambon dinilai Jusuf Kalla dapat memperbaiki situasi yang ada.

"Terima kasih atas pertemuannya, pertemuan ini untuk memberikan situasi lebih baik. Karena yang saya khawatirkan ya efeknya. Efeknya bagi yang tidak paham, apabila ini tidak berhenti bisa timbul di daerah-daerah," ujar Jusuf Kalla saat menyapa tamu-tamu, Selasa (21/4/2026).

Mantan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat itu kembali menegaskan bahwa ceramahnya tidak untuk menista agama. Ia mengatakan bahwa saat itu dirinya diminta untuk membicarakan topik perdamaian."

Apa yang saya sampaikan itu sebenarnya hanya pendahuluan. Ceramah saya di Gadjah Mada itu, atas permintaan mereka untuk bicara tentang proses perdamaian. Jalan panjang menuju perdamaian. Topik pembicaraannya," ungkap Jusuf Kalla.

Adapun pertemuan hingga saat ini masih berlangsung dan berjalan Tertutup. JK rencananya akan memberikan pernyataan usai pertemuan itu rampung.

Topik Menarik