Julian Johan dan Samie Zacky Cetak Sejarah! Orang Indonesia Pertama Finish serta Juara di Rally Dakar
JAKARTA, iNews.id – Bendera Merah Putih akhirnya berkibar dengan penuh kebanggaan di ajang balap paling ekstrem dunia. Pereli Indonesia, Julian Johan, menorehkan sejarah monumental dengan menuntaskan Rally Dakar 2026 yang digelar di Arab Saudi pada 3–17 Januari 2026.
Pria yang akrab disapa Jeje itu tidak sekadar finish. Dia melampaui batas mimpi banyak pereli Tanah Air dengan prestasi luar biasa, yakni peringkat kelima di kelas overall, juara ketiga kelas Classic, serta juara pertama Iconic Class. Catatan gemilang ini mengukuhkan Julian Johan sebagai salah satu pereli Indonesia tersukses sepanjang sejarah Rally Dakar.
Sejarah itu terasa semakin lengkap dengan kehadiran Samie Zacky. Bersama Jeje, Samie menjadi orang Indonesia yang berhasil mencapai garis finish Rally Dakar 2026. Tak hanya menyelesaikan lomba, Ketua Land Rover Club Indonesia ini juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara ketiga di kelasnya dan menempati posisi ketujuh di klasemen keseluruhan.
“Alhamdulillah akhirnya ada orang Indonesia yang menyelesaikan Rally Dakar. Dan ini semua untuk teman-teman, kalian semua yang sudah berdoa dan support untuk saya. Sekali lagi terima kasih, terima kasih banyak, terima kasih Alhamdulillah,” ujar Jeje dengan air mata berlinang penuh haru dalam akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (18/1/2026).
Kehadiran Julian Johan dan Samie Zacky bukan sekadar partisipasi. Mereka adalah jawaban atas penantian panjang Indonesia selama 15 tahun. Sebelumnya, nama-nama besar seperti Tinton Soeprapto yang turun pada 1988, serta Kasih Anggoro pada 2010 dan 2011, pernah mencoba menaklukkan Dakar. Namun ganasnya lintasan dan ekstremnya medan membuat perjuangan itu terhenti sebelum garis finish.
Kini, Jeje dan Samie datang membawa cerita berbeda. Mereka bukan hanya menuntaskan Rally Dakar dengan jarak 8.000 km, tetapi juga mengukir prestasi, menjadikan Indonesia sejajar dengan negara-negara besar di ajang rally paling brutal di planet ini.
Bagi Jeje, Dakar adalah mimpi panjang yang lahir dari kisah para seniornya. Perjuangan mereka justru menjadi bara yang terus membakar tekadnya untuk melangkah lebih jauh.
“Mereka termasuk orang-orang yang membuat saya memiliki motivasi lebih untuk melanjutkan perjuangan mereka di Rally Dakar. Tapi satu hal yang menarik memang, Dakar tidak hanya membutuhkan biaya yang besar, tetapi juga membutuhkan keberanian besar dan kenekatan,” kata Jeje saat berbincang dengan iNews sebelum lomba.
Berpasangan dengan co-driver asal Prancis, Mathieu Monplaisi, Jeje turun di kelas Classic dengan mengandalkan Toyota Land Cruiser VX100. SUV legendaris itu menjadi saksi bisu perjuangan tanpa kompromi di tengah gurun Arab Saudi yang ganas, berdebu, dan penuh jebakan.
Dari pasir yang membakar hingga malam-malam panjang penuh ketidakpastian, Julian Johan dan Samie Zacky telah membuktikan satu hal: pembalap Indonesia mampu bertahan, mampu bertarung, dan mampu menang di panggung dunia. Rally Dakar 2026 bukan sekadar balapan, melainkan bab baru sejarah motorsport Indonesia.










