Libur Isra Miraj, Makam Habib Ali Kwitang Jakpus Ramai Dikunjungi Peziarah

Libur Isra Miraj, Makam Habib Ali Kwitang Jakpus Ramai Dikunjungi Peziarah

Terkini | inews | Jum'at, 16 Januari 2026 - 17:04
share

JAKARTA, iNews.id – Memasuki masa libur panjang Isra Miraj, Jumat (16/1/2026), makam ulama besar Betawi, Habib Ali Abdurrahman Al-Habsyi atau yang dikenal dengan Habib Ali Kwitang dipadati peziarah. Sejak siang, para jemaah dari berbagai daerah hilir mudik memadati area masjid dan makam yang berlokasi di Kwitang, Jakarta Pusat itu.

Tidak hanya dari wilayah Jabodetabek, banyak rombongan besar datang dari luar daerah, seperti Jawa Timur, untuk mencari keberkahan di momen hari besar Islam ini.

Petugas penjaga makam, Ari mengungkapkan lonjakan peziarah mulai terjadi pada Kamis (15/1/2026) lalu. Jika pada hari kerja biasa pengunjung masih bisa terhitung, pada momen libur nasional seperti Isra Miraj, jumlahnya bisa mencapai ribuan orang.

"Kalau momen seperti Isra Miraj, Maulid, atau menjelang Ramadhan (Syaban), itu banyak sekali yang ziarah. Kalau hari Senin mungkin sepi, tapi masuk Kamis sampai Minggu itu jamaah membeludak," ujar Ari, Jumat (16/1/2025).

Dia menambahkan, rombongan dari luar kota sering kali datang dalam jumlah besar. 

"Kadang dari Surabaya ada yang sampai 40 hingga 60 bus. Kita tidak bisa hitung pasti jumlahnya, mungkin ribuan orang yang datang bergantian," tutur dia.

Pihak pengelola makam menegaskan aturan khusus bagi para peziarah, yakni larangan membawa air ke dalam area makam. Aturan ini bukan tanpa alasan, melainkan menjalankan amanah dari anak Habib Ali, yakni Habib Muhammad.

"Habib Ali memberi amanah kepada anaknya, Habib Muhammad, agar di tempat ziarah beliau dilarang membawa air. Hal ini dilakukan untuk menjaga akidah agar tidak timbul kemusyrikan atau tindakan menduakan Allah," jelas Ari.

Meski dibuka non stop selama 24 jam, petugas akan menutup sementara akses masuk saat waktu salat fardu tiba agar para peziarah dan petugas dapat menunaikan ibadah terlebih dahulu.

Sementara itu, salah satu peziarah asal Klender, Siti Aisyah mengaku datang bersama rombongan majelis taklimnya sebagai bagian dari rutinitas tahunan. Selain menyambut Isra Miraj, ziarah ini juga dimaksudkan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

"Kebetulan hari ini bertepatan dengan 27 Rajab dan hari Jumat. Kami ingin mendapat keberkahan di Sayyidul Ayyam. Di dalam tadi kami tawasul, baca Yasin, dan membaca Maulid Simtudduror," kata Siti.

Bagi dirinya dan jemaah,Habib Ali Kwitang adalah figur luar biasa yang karomahnya terasa hingga saat ini. 

Sebagai informasi, Habib Ali Kwitang dikenal sebagai pendiri Islamic Center Indonesia, majelis taklim tertua di Indonesia, serta sosok ulama yang dihormati dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dia juga merupakan guru spiritual Presiden pertama Sukarno. 

Habib Ali Kwitang juga disebut turut andil dalam memberi masukan terkait tanggal kemerdekaan dan dibacakannya proklamasi oleh Bung Karno.

Topik Menarik