Usai Tahu Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman Makin Semangat Incar Gelar Juara
JAKARTA – Ambisi besar menyelimuti pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menjelang perhelatan Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris ini secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk memutus kutukan tanpa gelar Skuad Garuda di turnamen tersebut dan optimis bahwa tahun ini adalah momentum yang tepat untuk mencatatkan tinta emas di Asia Tenggara.
Timnas Indonesia akan berkompetisi di Piala AFF 2026. Turnamen itu akan berlangsung dengan format kandang-tandang pada 24 Juli – 26 Agustus 2026 mendatang.
Pada turnamen edisi kali ini, Timnas Indonesia akan tergabung bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang play-off antara Brunei Darussalam vs Timor Leste di Grup A. Sementara itu, Grup B dihuni oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
1. Memburu Momentum Gelar Juara yang Dinanti
Ini menjadi momentum bagi Timnas Indonesia untuk menjuarai Piala AFF. Diketahui, Skuad Garuda belum pernah menjadi juara turnamen dua tahunan tersebut. Terlebih lagi, Skuad Garuda kini memiliki sosok pelatih anyar.
Herdman pun menilai peluang Timnas Indonesia untuk menjadi juara tahun ini terbuka lebar. Pelatih asal Inggris itu termotivasi untuk menciptakan sejarah bersama Skuad Garuda.
"Saya rasa peluang dari belum pernah memenangkannya suatu turnamen adalah hal yang bagus bagi seorang pelatih baru," kata Herdman kepada awak media, termasuk Okezone di MNC Studio, Jakarta Barat pada Kamis (15/1/2026).
"Jadi, untuk melakukannya (menang) pertama kalinya dan mencetak sejarah bersama-sama dengan para penggemar, dengan kelompok pemain, itulah pola pikir yang ingin Anda bawa ke dalam turnamen ini," tambahnya.
2. Peringatan Herdman: Kesiapan adalah Kunci
Herdman menjadikan catatan buruk Timnas Indonesia di Piala AFF sebagai motivasi untuk juara. Tetapi, pelatih berusia 50 tahun itu juga mengingatkan Skuad Garuda untuk bersiap dan waspada.
"Dan menurut saya, ini adalah peluang yang tulus dengan grup yang kita miliki. Namun saya akan katakan ini kepada semua orang: setiap tim, setiap grup akan sulit dalam kompetisi ini," tutup John Herdman.










