Allano Lima Jadi Korban Rasisme Usai Hadapi Persib Bandung, Persija Jakarta: Kami Bersamamu!
ALLANO Lima jadi korban rasisme usai laga Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025-2026. Klub langsung memberikan dukungan penuh kepada pemainnya itu.
Laga Persib Bandung vs Persija Jakarta itu berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu 11 Januari 2026 sore WIB. Tuan rumah menang 1-0 berkat gol Beckham Putra di menit kelima.
1. Komentar Bernada Rasis
Usai laga, Allano menerima komentar-komentar bernada rasis di akun Instagram pribadinya @allanolima07. Berbagai kata yang menyinggung warna kulit terlihat dengan jelas.
Manajer Tim Persija Jakarta, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko, mengecam keras tindakan rasis yang diterima Allano. Ia yakin perilaku tidak bermoral tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Rasisme disebutnya tidak memiliki tempat dalam sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan. Persija sangat kecewa karena tindakan memalukan seperti ini masih terus berulang.
“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian," kata Ardhi dalam keterangannya, Senin (12/1/2025).
2. Semakin Termotivasi
Sementara itu, Allano telah bersuara terkait tindakan rasis yang diterimanya. Ia menegaskan kondisi itu malah akan membuatnya semakin termotivasi menunjukan kualitas di lapangan.
“Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal," kata Allano.
"Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang,” tutupnya.
Dalam rilis klub, Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk operator liga, federasi, suporter, dan para pemangku kepentingan lainnya, untuk bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme. Hal itu harus disikapi baik yang terjadi di stadion maupun ruang digital.
Di sisi lain, gelandang Persib Thom Haye mendapat ancaman teror yang ikut menyasar keluarganya. Pihak klub juga tidak tinggal diam dan akan mengusut tuntas pelaku.









