Laga Penentu Juara Paruh Musim: Persija Jakarta Tembus Barikade Markas Persib Bandung dengan Rantis Barracuda
BANDUNG – Ketegangan menyelimuti atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat skuad Persija Jakarta tiba untuk melakoni duel klasik melawan Persib Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB. Demi menjamin keamanan di tengah rivalitas tinggi, pasukan Macan Kemayoran terpaksa harus dibawa menggunakan Kendaraan Taktis (Rantis) jenis Barracuda saat memasuki area stadion menjelang sepak mula pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, armada tuan rumah Persib Bandung telah lebih dulu menginjakkan kaki di GBLA pada pukul 13.05 WIB tanpa pengawalan yang terlalu ketat. Kedatangan anak asuh Bojan Hodak tersebut disambut dengan gegap gempita oleh ribuan Bobotoh yang sudah memadati area stadion.
Para pendukung setia Maung Bandung menyambut bus tim dengan nyala suar (flare) yang membakar semangat. Tak hanya itu, nyanyian serta yel-yel dukungan terus menggema untuk memotivasi Thom Haye dan kolega agar bisa mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
“Ayo ayo Persib Bandung, bikin malu Persija,” teriak para Bobotoh.
1. Pengawalan Ketat Macan Kemayoran
Berselang sekitar 28 menit, giliran skuad Persija Jakarta yang memasuki area stadion tepat pada pukul 13.33 WIB. Rizky Ridho dan kawan-kawan mendapatkan pengawalan super ketat dari aparat kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pihak keamanan mengerahkan lima unit Rantis jenis Barracuda untuk mengangkut seluruh anggota tim Macan Kemayoran hingga ke pintu masuk pemain. Beruntung, saat memasuki Ring 1 GBLA, situasi terpantau kondusif dan tim tamu tidak mendapatkan ancaman fisik ataupun teror berlebihan dari suporter tuan rumah.
Sementara itu, ribuan suporter terpantau sudah mulai memadati setiap sudut Stadion GBLA. Bobotoh dari berbagai daerah berbondong-bondong datang untuk memberikan dukungan moril dalam laga yang kerap dijuluki sebagai El Clasico Indonesia tersebut.
2. Stadion Membiru demi Takhta Puncak Klasemen
Kapasitas stadion dipastikan akan terisi penuh oleh warna biru kebanggaan Jawa Barat. Sebanyak 26.000 lembar tiket pertandingan dilaporkan telah ludes terjual, sebuah bukti nyata betapa besarnya gengsi dan daya tarik laga yang mempertemukan dua raksasa sepak bola tanah air ini.
Hasil dari pertarungan ini memiliki urgensi yang sangat tinggi dalam menentukan siapa yang berhak menyandang status juara paruh musim Super League 2025-2026. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang dalam duel berdarah ini dipastikan akan mengudeta posisi puncak.
Persija dan Persib saat ini bersaing sengit di peringkat kedua dan ketiga klasemen sementara dengan koleksi poin yang sama, yakni 35 poin. Keduanya hanya terpaut dua angka dari Borneo FC yang memimpin klasemen, sehingga tambahan tiga poin bagi salah satu tim akan langsung melambungkan posisi mereka ke takhta tertinggi.










