Kronologi Lengkap Kopi Eyang Bungkus Kucing dalam Karung dan Buang ke Tong Sampah, Endingnya Minta Maaf!

Kronologi Lengkap Kopi Eyang Bungkus Kucing dalam Karung dan Buang ke Tong Sampah, Endingnya Minta Maaf!

Terkini | inews | Minggu, 11 Januari 2026 - 14:02
share

BANDUNG, iNews.id – Aksi penyiksaan hewan terjadi di Kopi Eyang Ciumbuleuit, Bandung, Jawa Barat. Seekor kucing dibuang hidup-hidup ke dalam tong sampah setelah lebih dulu dimasukkan ke karung berlapis. 

Pihak Kopi Eyang Ciumbuleuit melakukan tindakan tersebut hanya karena menganggap kucing itu  mengganggu aktivitas di kafe. Usai aksi ini terbongkar dan viral di media sosial, kecaman keras netizen tak terelakkan.

Menjadi pertanyaan sekarang, seperti apa kronologi lengkap kejadian viral ini? Simak pembahasan berikut ini. 

Kopi Eyang akhirnya menyampaikan permohonan maaf usai membungkus kucing dalam karung dan membuangnya hidup-hidup ke tong sampah. (Foto: Instagram)

Kronologi Lengkap Kopi Eyang Bungkus Kucing dalam Karung dan Membuangnya ke Tong Sampah Hidup-Hidup

Kronologi kejadian ini terungkap setelah akun Instagram @infoboga.id mengunggah foto dengan narasi yang memperlihatkan detik-detik pembuangan kucing tersebut. Unggahan itu dengan cepat menyebar dan memantik amarah netizen.

"Baru kali ini nemu cafe psikopat. Mereka buang kucing hidup dalam karung dan dibuang ke tong sampah dengan alasan kucingnya mengganggu," ungkap keterangan unggahan tersebut, dikutip Minggu (1/11/2026).

Menurut penuturan netizen yang merekam kejadian, awalnya tidak ada yang mencurigakan. Namun, kecurigaan muncul ketika terdengar suara kucing dari dalam tong sampah di area kafe. Saat didekati dan diperiksa, fakta mengejutkan pun terungkap.

"Awalnya curiga ada suara kucing dari dalam tong sampah dan setelah dicek, ada kucing hidup dimasukkan ke karung 2 lapis," tulis si netizen.

Postingan yang beredar memperlihatkan seorang petugas kafe membuang karung ke dalam tong sampah. Karung itulah yang kemudian diketahui berisi kucing dalam kondisi masih hidup. Aksi tersebut diabadikan sebagai bukti atas perlakuan yang dinilai jahat terhadap hewan.

Tak berhenti sampai di situ, si netizen juga mengaku sempat meminta klarifikasi langsung kepada pihak Kopi Eyang Ciumbuleuit. Percakapan itu justru memperkuat dugaan bahwa pembuangan kucing tersebut memang dilakukan oleh pihak kafe.

"Awalnya kami coba tanya secara halus, ‘Itu kucing di sini, ya?’ dan mereka jawab, ‘Iya kucing di sini, suka mengganggu’. Ya, siapa lagi yang buang kalau bukan mereka berarti," kata si netizen.

Netizen tersebut menilai alasan mengganggu sama sekali tidak dapat membenarkan tindakan membungkus kucing hidup-hidup lalu membuangnya ke tong sampah. Dia pun menyampaikan kekesalannya lewat unggahan lanjutan.

"Kalau tidak suka, usir saja yang jauh bukan dikarungin hidup-hidup terus dibuang. Saya juga gak suka kucing, tapi bukan berarti boleh berbuat jahat," tambahnya.

Kabar baiknya, kucing malang tersebut akhirnya berhasil diselamatkan. Saat ini, kucing itu disebut sudah berada di tempat yang lebih aman, jauh dari ancaman bahaya.

Namun, kemarahan publik terlanjur membesar. Usai mendapat banyak komentar buruk, pihak Kopi Eyang Ciumbuleuit akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Mereka mengakui kesalahan, menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut, dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Kopi Eyang Ciumbuleuit atas Insiden Ini

"Kami pihak manajemen dan owner Kopi Eyang ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa seekor kucing di area Kopi Eyang, Peristiwa ini adalah bentuk kelalaian kami, dan kami sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang terjadi di area usaha kami," ungkap manajemen Kopi Eyang. 

Mereka melanjutkan, "Kami sangat menyesal karena telah terjadi perlakuan yang tidak layak terhadap makhluk hidup. Kami memahami kemarahan dan kekecewaan masyarakat, khususnya para pencinta hewan, dan kami menerima semua kritik sebagai bentuk kepedulian."

Sebagai tanggung jawab, pihak Kopi Eyang mengungkapkan bahwa telah melakukan evaluasi internal dan mengambil tindakan tegas serta memperbaiki SOP penanganan hewan di area kafe agar kejadian serupa tidak pernah terulang kembali.

Seluruh tim Kopi Eyang juga akan mendapatkan pembekalan khusus terkait penanganan situasi serupa ke depannya.

"Kami berkomitmen untuk menjadi tempat yang lebih bertanggung jawab, tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi lingkungan sekitar dan makhluk hidup di dalamnya," ungkap manajemen.

"Sekali lagi kami memohon maaf atas kesalahan kami dan berterima kasih atas semua masukan yang telah diberikan. Hormat kami, manajemen Kopi Eyang," tambahnya.

Topik Menarik