Usai Serang Venezuela, Trump Ancam Kolombia

Usai Serang Venezuela, Trump Ancam Kolombia

Terkini | inews | Minggu, 4 Januari 2026 - 11:31
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Kolombia akan menjadi target selanjutnya setelah menyerang Venezuela. Militer AS menggelar serangan besar-besaran ke Ibu Kota Karakas dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores.

Trump menuduh Petro memiliki pabrik kokain yang kemudian diselundupkan ke AS.

"Jadi dia harus berhati-hati," kata Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (4/1/2026).

Selain Kolombia, Trump juga memberi peringatan yang sama terhadap Kuba.

“Kami ingin membantu warga Kuba, tapi kami juga ingin membantu orang-orang yang terpaksa meninggalkan Kuba untuk menetap di negara ini (AS),” ujar Trump.

Trump menyebut Kuba sebagai negara gagal seraya mengkritik kepemimpinannya yang telah menjerumuskan menuju kehancuran ekonomi dan menimbulkan penderitaan selama puluhan tahun.

"Rakyat di sana telah menderita selama bertahun-tahun, dan saya kira Kuba akan menjadi sesuatu yang akan kita bicarakan nanti," katanya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menyebut Kuba merupakan bencana. 

"Negara itu dijalankan oleh orang-orang yang tidak kompeten dan pikun, dan dalam beberapa kasus, bukan pikun, tapi tidak kompeten,” kata pria yang juga keturunan Kuba itu.

Florida merupakan negara bagian di AS yang menampung banyak warga maupun keturunan Kuba. Warga Kuba yang pindah ke AS umumnya para penentang rezim komunis yang berkuasa saat ini.

Topik Menarik