Diserang Amerika Serikat, Seberapa Besar Kekayaan Minyak Venezuela?
IDXChannel - Militer Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores, pada Sabtu (3/1/2026) waktu setempat. Tak hanya penangkapan, militer AS juga menyerang Ibu Kota Venzuela Caracas.
Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan dengan sejumlah alasan, termasuk dugaan keterkaitan pemerintahan Maduro dengan peredaran narkotika internasional.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," kata Trump, Minggu (4/1/2025).
Trump mengatakan, aparat AS membawa Maduro dan istrinya keluar Venezuela. Dia tidak memerinci bagaimana operasi penangkapan dilakukan atau lembaga apa saja yang terlibat.
Maduro didakwa di pengadilan AS atas tuduhan terorisme dan narkoba pada 2020. Meski begitu, sejumlah pihak menilai bahwa serangan ini merupakan bentuk intervensi yang bertujuan menguasai kekayaan sumber daya alam, khususnya minyak.
Hal ini juga sempat disampaikan langsung oleh Maduro dalam sebuah wawancara. Dan sekarang, pernyataan itu pun kembali menyoroti besarnya potensi minyak yang dimiliki Venezuela. Lantas seberapa besar kekayaan minyak Venezuela?
Melansir Sky News, Minggu (4/1/2026), Venezuela menyimpan sekitar 17 persen dari total cadangan minyak dunia atau setara dengan 303 miliar barel.
Ini menjadikan Venezuela sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar secara global.
Pada masa keemasannya di era 1970-an, Venezuela pernah memproduksi hingga 3,5 juta barel minyak per hari. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, produksi minyak negara tersebut merosot tajam.
Tahun lalu, produksi minyak Venezuela tercatat rata-rata hanya sekitar 1,1 juta barel per hari, atau setara dengan 1 persen dari total produksi minyak dunia.
AS sebelumnya menjadi pembeli utama minyak Venezuela. Namun, seiring memburuknya hubungan diplomatik kedua negara dan penerapan sanksi ekonomi, China kini menjadi tujuan utama ekspor minyak Venezuela.
Sebagian besar cadangan minyak Venezuela merupakan minyak berat yang terkonsentrasi di wilayah Orinoco, Venezuela bagian tengah. Namun faktor korupsi dan minimnya pendanaan menjadi penyebab utama Venezuela belum mampu memaksimalkan potensi cadangan minyaknya.
(Nur Ichsan Yuniarto)










