Korban Tewas Banjir Sri Lanka jadi 334 Orang dan 374 Hilang, Bantuan Mengalir dari Banyak Negara

Korban Tewas Banjir Sri Lanka jadi 334 Orang dan 374 Hilang, Bantuan Mengalir dari Banyak Negara

Terkini | inews | Senin, 1 Desember 2025 - 16:03
share

KOLOMBO, iNews.id - Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Sri Lanka bertambah menjadi 334 orang hingga Senin (1/12/2025), melonjak drastis dibandingkan laporan sebelumnya, 212. Korban yang masih hilang juga bertambah menjadi 370 orang.

Beberapa negara, seperti China dan Australia, mengumumkan bantuan kepada Sri Lanka. Kedutaan Besar China di Sri Lanka mengumumkan bantuan tunai darurat sebesar 100.000 dolar. Nepal juga menjanjikan bantuan 200.000 dolar untuk mendukung operasi bantuan dan pemulihan di daerah-daerah terdampak banjir.

Australia telah mengumumkan bantuan sebesar 1 juta dolar Australia juga untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan. 

Sementara India mengirim tim yang terdiri dari 80 anggota untuk membantu masyarakat terdampak.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di beberapa wilayah yang dilanda banjir dan tanah longsor. Dampak kerusakan meluas di penjuru Sri Lanka akibat terjangan Badai Siklon Ditwah.

Sejak Siklon Ditwah melanda Sri Lanka pada Rabu pekan lalu, sekitar 1,12 juta penduduk dari 309.607 KK terdampak. Pihak berwenang mendirikan 1.275 pusat bantuan dan menyediakan tempat penampungan bagi 180.499 orang yang mengungsi.

Sementara itu militer terus melakukan operasi udara dan darat untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Operasi penyelamatan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter.

Sebuah helikopter Angkatan Udara (AU) Sri Lanka jatuh pada saat melakukan operasi bantuan bencana pada Minggu (30/11/2025). Beruntung, seluruh kru berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.

Pemerintah juga menghentikan kegiatan akademik di seluruh perguruan tinggi dan pusat pelatihan vokasi di bawah Kementerian Pendidikan, Pendidikan Tinggi, dan Pendidikan Vokasi hingga 8 Desember.

Topik Menarik