SMA Labschool Kebayoran Gelar Seleksi Siswa Baru dengan Model Computerized Adaptive Test
JAKARTA SMA Labschool Kebayoran sukses menggelar seleksi penerimaan siswa baru diikuti oleh 1.142 peserta.
1. Proses Seleksi Gunakan Metode CAT
Proses seleksi menggunakan metode Computerized Adaptive Test (CAT), sebuah model ujian berbasis komputer yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan peserta secara real-time.
Tes seleksi yang dilaksanakan pada 2 Februari 2025, mencakup bidang kompetensi, yakni numerasi, kemampuan membaca, kemampuan verbal, dan tes akademik. Melalui sistem CAT, setiap peserta mendapatkan pengalaman ujian yang unik, di mana soal yang diberikan menyesuaikan tingkat kemampuan mereka berdasarkan jawaban yang diinput sebelumnya.
Kami terus berinovasi dalam proses seleksi untuk memastikan bahwa siswa yang terjaring memiliki kemampuan terbaik sesuai standar SMA Labschool Kebayoran. Model CAT ini memungkinkan kami untuk mengukur kemampuan peserta dengan lebih akurat dan efisien, ujar Kepala SMA Labschool Kebayoran Dr. Suparno, Minggu (2/2/2025).
2. Memiliki Keunggulan untuk Beri Soal
Menurut Kepala BPS Labschool UNJ, Prof. Dr. Totok Bintoro Metode CAT memiliki keunggulan untuk memberikan soal sesuai tingkat kemampuan siswa (mudah, sedang, dan sukar).
Dan bisa memberikan profil data ability measured untuk digunakan dalam layanan pembelajaran diferensiasi," katanya.
Tahun ini, penyelenggaraan PSB SMA Labschool UNJ digelar serentak diikuti 3.105 peserta untuk seleksi penerimaan calon siswa baru di enam sekolah pada tahun ajaran baru mendatang.









