RPA Perindo Minta Parpol Tak Usung Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Cakada

RPA Perindo Minta Parpol Tak Usung Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Cakada

Terkini | inews | Rabu, 10 Juli 2024 - 22:56
share

JAKARTA, iNews.id - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo bakal berkoordinasi dengan DPP Perindo terkait rekomendasi kepada kepala daerah (cakada) di Pilkada 2024. Rekomendasi diharapkan tidak diberikan kepada cakada dengan riwayat pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sekretaris Jendral RPA Perindo Herly Lotulung menyebut saat ini Indonesia darurat kekerasan perempuan dan anak. Dia ingin Partai Perindo menjadi pelopor untuk tidak memberikan rekomendasi kepada cakada yang menjadi pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami akan berkoordinasi dengan DPP terutama Partai Perindo, kita harus pertama dan juga yang harus menjadi pelopor dalam memilih pemimpin daerah yang bebas dari kekerasan perempuan dan anak,” kata Herly di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Dia berharap partai politik lainnya yang nantinya bakal berkoalisi dengan Perindo mempunyai ketegasan yang sama untuk tidak mengusung cakada dengan rekam jejak pelaku kekerasan perempuan dan anak.

“Jadi kita juga mengimbau kepada partai lain sebagai koalisi Partai Perindo nantinya juga mendukung hal yang kami sampaikan kepada pimpinan-pimpinan pusat partai-partai yang ada begitu,” ujarnya.

Sementara, Ketua RPA Perindo Jeannie Latumahina mengatakan, pemimpin daerah seharusnya memiliki sikap teladan yang baik. Maka dari itu, pihaknya tidak menginginkan pelaku kekerasan menduduki kursi tertinggi di daerah.

"Kekerasan perempuan dan anak jadi harus diputuskan. Kepala daerah harus bersih dari kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Jeannie.

Sejauh ini, kata dia, RPA Perindo telah memetakan pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak yang digadang-gadang bakal maju di Pilkada 2024.

"Saya mencatat pada daerah tertentu oknum calon kepala daerah dengan latar belakangnya adalah pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak dan isunya itu viral gitu baru tahun kemarin. Dia tiba-tiba mencalonkan diri," ujarnya.

Dia juga meminta masyarakat peka terhadap isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Publik disarankan lebih dulu mengetahui apakah calon pemimpin memiliki rekam jejak buruk sebelum menentukan pilihan.

"Kami berharap juga bahwa masyarakat itu harus pintar dan mengetahui isu-isu latar belakang dari pada profil siapa yang dia pilih sebagai kepala daerah. Kalau dia itu adalah pelaku dari kekerasan terhadap perempuan dan anak jangan pernah pilih karena orang ini tidak selesai dengan dirinya," tutupnya.

Sebagai informasi, Partai Perindo dipimpin oleh Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo. Perindo dikenal sebagai partai modern yang menjunjung tinggi demokrasi, peduli rakyat kecil, dan gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja, kesejahteraan rakyat dan Indonesia maju.

Topik Menarik