Sulap Lahan Tak Produktif, Ini Cara RI Perkuat Ketahanan Pangan

Sulap Lahan Tak Produktif, Ini Cara RI Perkuat Ketahanan Pangan

Terkini | okezone | Rabu, 10 Juli 2024 - 19:06
share

JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat untuk memperkuat ketahanan pangan demi terwujudnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Salah satunya melalui Mina Padi.

Mina padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina padi dengan demikian meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

Produktivitas sawah diyakini akan meningkatkan produksi ikan secara organik dan ramah lingkungan, baik dari padi yang dihasilkan maupun hasil panen dari ikan. Selain itu, Mina Padi juga dipercaya akan mencegah dan menahan laju alih fungsi lahan pangan menjadi lahan non-pangan. Mina padi pun diharapkan menjadi kegiatan yang dapat menyerap tenaga kerja bersifat padat karya sehingga mampu mencegah urbanisasi.

Sebagai contoh, Mina Padi dilakukan di Dusun III Talang Andong, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hal ini dikarenakan rendahnya produksi padi karena terpengaruh kondisi pasang surut air dan memiliki lahan yang tidak produktif. Tak hanya itu, musim tanam hanya sekali dalam setahun, alat pertanian yang sederhana, serta terbatasnya pemasaran produk pertanian tidak mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, terutama para petani.

Pengembangan program ini bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Dosen Unsri Yulian Junaidi yang menjadi tenaga pendamping Kelompok Tani Bina Berkah mengatakan bersama timnya berupaya membantu mengolah lahan Dusun III Talang Andong secara maksimal agar bisa menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.

“Selain mengembangkan Program Mina Padi, kami akan membantu masyarakat mengolah hasil pertanian dan peternakan menjadi berbagai makanan olahan yang bisa memberi nilai tambah, ujar tenaga pendamping kelompok tani itu,” katanya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Sejak November 2022, Kelompok Tani Bina Berkah memulai pengembangan pertanian dan perikanan terintegrasi atau mina padi seluas 1,5 hektare di Dusun III Talang Andong, yang termasuk dalam lokasi ring satu Kilang Plaju.

Topik Menarik