Terancam <i>Nganggur</i>, Sopir Angkot Malang: Kadang <i>Enggak</i> Ada Penumpang

Terancam Nganggur, Sopir Angkot Malang: Kadang Enggak Ada Penumpang

Terkini | okezone | Rabu, 10 Juli 2024 - 18:53
share

MALANG - Kondisi angkutan kota (angkot) di Kota Malang memprihatinkan dikeluhkan para sopirnya. Para sopir mengaku bingung akan nasibnya ke depan karena mulai kalah saing dengan moda transportasi daring atau online.

Sulkan, salah satu sopir angkot jalur MM menjelaskan, di angkot trayeknya yang berjumlah 68 armada, hanya tersisa 10-20 yang jalan dan layak beroperasi. Sisanya, para pemilik angkot dan pengemudi memilih mengandangkan angkotnya karena beban operasional yang tak sebanding dengan pendapatan.

"Beli BBM tidak mencukupi. Dulu ada 68 di jalur MM Madyopuro-Mulyorejo, sekarang tinggal jalan 10-20, itu pun enggak penuh penumpangnya kalau jalan, kadang enggak dapat penumpang," ucap Sulkan, usai diskusi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Terminal Madyopuro, Kota Malang, pada Rabu (10/7/2024).

Ia dan teman-teman sopir lainnya pun kian keberatan semenjak subsidi bahan bakar minyak (BBM) dicabut oleh pemerintah daerah, dengan alasan sudah tidak pada kondisi darurat Covid-19. Makanya ia berharap subsidi sebesar Rp300 ribu per bulan seperti tahun lalu diberikan pemerintah.

"Ada subsidi gitu enak, kemarin dapat Rp300 (ribu) per bulan untuk subsidi BBM, ini sekarang enggak ada, kalau jalan sulit tidak ada penumpang, (sopir angkot) banyak yang pindah ke proyek. Angkot adalah mitranya pemerintah, itu usulan saya, silakan dipikirkan ke depannya, mohon ada subsidi lagi inginnya," jelasnya.

Merebaknya transportasi online juga dinilai sopir angkot jurusan GA bernama Fredi, menjadi merosotnya pendapatan sopir angkot. Apalagi regulasi transportasi online sudah dilegalkan oleh pemerintah pusat, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Ojol dan taksi online ini mengurangi pendapatan kita. Ini kan kesalahan siapa ya kurang tahu. Dari pusat juga, pemerintah sendiri yang membuat regulasinya. Kami sehari dapat Rp50 ribu saja sudah syukur, kadang malah minus," ucap Fredi.

Topik Menarik