Kronologi Puluhan Pelamar Kerja di Jaktim Ditagih Rp1 Miliar karena Data Pribadi Dipakai Pinjol

Kronologi Puluhan Pelamar Kerja di Jaktim Ditagih Rp1 Miliar karena Data Pribadi Dipakai Pinjol

Terkini | sindonews | Rabu, 10 Juli 2024 - 17:37
share

Puluhan pelamar kerja kaget bukan kepalang ditagih Rp1 miliar akibat data pribadinya dipakai untuk pinjaman online (pinjol). Awalnya 26 pelamar kerja melamar sebagai admin counter handphone di Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jakarta Timur.

Mereka ditawari pekerjaan oleh oknum karyawan toko penjualan telepon seluler di PGC berinisial R. “Kemudian korban diminta terlapor untuk menyerahkan beberapa persyaratan antara lain identitas diri, data diri, KTP, dan foto selfie dengan KTP,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Rabu (10/7/2024).

Baca juga: Disuruh Selfie Pegang KTP, 26 Pelamar Kerja di Jaktim Kena Tagihan Rp1 Miliar

Seusai menerima data dan identitas para korban, terlapor R menggunakannya untuk pinjol. Tentunya R menyalahgunakan data pribadi korban tanpa sepengetahuan korban.

“Data-data tersebut digunakan atau disalahgunakan terlapor untuk melakukan pinjaman-pinjaman online dengan cara menginstal di aplikasi handphone milik para korban. Jadi seolah-olah korban itu melakukan pinjaman atau kredit online yang mana korban tidak pernah mengajukan transaksi,” kata mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan itu.

Akibatnya, sejumlah korban dikabarkan mengalami kerugian hingga Rp1 miliar. “Sehingga para korban secara kumulatif kerugiannya diperkirakan Rp1,17 miliar. Ini masih dilakukan pendalaman oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur,” katanya.

Topik Menarik