Izin Dicabut, Sanksi Denda Kresna Life Rp5,7 Miliar Dinilai Tepat

Izin Dicabut, Sanksi Denda Kresna Life Rp5,7 Miliar Dinilai Tepat

Terkini | okezone | Rabu, 10 Juli 2024 - 16:12
share

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp5,7 miliar kepada pemilik Kresna Group Michael Steven. OJK juga melarang Michael sebagai pemegang saham, pengurus, dan/atau pegawai di Lembaga Jasa Keuangan bidang Pasar Modal selama lima tahun.

“Sanksi tersebut diterbitkan OJK guna menghentikan langkah Michael Steven agar tidak mengulangi pelanggarannya di sektor jasa keuangan serta mencegah munculnya kerugian lebih besar yang dialami konsumen,” papar Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi Aman Santosa, Rabu (10/7/2024).

OJK pun mengajukan memori kasasi kepada Mahkamah Agung pada Selasa (2/7) atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta dan putusan tingkat banding dalam Perkara Nomor 437/G/2023/PTUN.JKT. Pilihan ini diambil sebagai upaya hukum OJK terhadap dikabulkannya gugatan Michael Steven terhadap OJK untuk membatalkan sanksi administratif dan Perintah Tertulis yang dikeluarkan OJK.

Dalam perkara 437, Michael Steven keberatan atas sanksi denda sebesar Rp5,7 miliar dan perintah tertulis berupa larangan sebagai pemegang saham, pengurus, dan/atau pegawai di Lembaga Jasa Keuangan bidang Pasar Modal selama lima tahun.

Pengamat Hukum Denny Indrayana menilai, sanksi yang dijatuhkan kepada Michael Steven sudah tepat. "Itu sudah tepat dan seharusnya sudah bisa mengarah pidana dan memang sudah menjadi tersangka kan yang bersangkutan," papar Pengamat Hukum Denny Indrayana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan OJK, Michael Steven terbukti sebagai pemilik manfaat terakhir (ultimate beneficial owner) PT Kresna Asset Management. Meskipun tidak tercantum dalam anggaran dasar namun melakukan serangkaian intervensi atas kontrak pengelolaan dana dari PT Kresna Asset Management untuk melakukan transaksi demi kepentingan grup Kresna, sehingga merugikan konsumen.

Topik Menarik