Viral Mahasiswa Banting Polisi sampai Kepala Bocor saat Demo Tolak Tapera di Makassar

Viral Mahasiswa Banting Polisi sampai Kepala Bocor saat Demo Tolak Tapera di Makassar

Terkini | inews | Rabu, 10 Juli 2024 - 11:18
share

MAKASSAR, iNews.id - Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa penolakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang polisi terluka di bagian kepala usai dibanting mahasiswa pengunjuk rasa.

Dalam video viral terekam detik-detik Bripka Sulaiman anggota Polsek Rappocini dibanting mahasiswa bak atlet UFC. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sultan Alauddin, tepatnya depan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Senin (8/7/2024).

Akibatnya kekerasan tersebut, polisi yang dibanting mengalami luka di bagian kepala belakang sampai bocor bahkan harus dilarikan ke rumah sakit.

Diketahui, aksi demo mahasiswa ini ricuh setelah massa memblokade dua arah jalur Trans Sulawesi tersebut menggunakan mobil kontainer dan membakar ban bekas. Aksi ini menimbulkan kemacetan panjang hingga polisi membubarkan paksa.

Saat itulah massa mulai anarkis dan mengamankan sejumlah provokator dan pelaku penganiayaan terhadap polisi. Total ada delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana mengatakan, delapan mahasiswa yang sudah ditetapkan tersangka kini langsung ditahan. Mereka berinisial AK (20), AM (20), SU (23), HA (18), AY (20), AN (20), MU (20) dan SA (20).

“Kami masih melakukan pengembangan dalam insiden tersebut,” ujarnya, Selasa (9/7/2024).

Satreskrim Polrestabes Makassar juga sedang mengejar dua mahasiswa lainnya yang diduga menjadi dalang dari aksi demo Tapera.

"Masih ada lagi dua dalam pengejaran. Mereka sebagai penggerak aksi itu,” katanya.

Atas perbuatannya, para pengunjuk rasa ini dijerat Pasal 192 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Khusus mahasiswa yang mengakibatkan Bripka Sulaiman terbanting hingga kepala bocor, dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 214 KUHP melawan petugas.

Topik Menarik