Pemkot Jakpus Kaji Penutupan Perlintasan Sebidang Kereta Api di Roxy 

Pemkot Jakpus Kaji Penutupan Perlintasan Sebidang Kereta Api di Roxy 

Terkini | inews | Rabu, 10 Juli 2024 - 11:06
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Chaidir mengkaji penutupan perlintasan kereta api dekat ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat. Meski demikian, Chaidir menegaskan penutupan itu wewenang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal ini direktorat Perkeretaapian.

Pemkot Jakarta Pusat akan membantu jika rencana penutupan itu direalisasikan. Perlintasan itu rencananya dikhususkan untuk pejalan kaki bukan untuk sepeda motor.

"Itu kan laporan dari masyarakat. Tadi saya arahkan dari Sudin Perhubungan kita supaya lintas terkait karena lintasan sana Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Itu harus ditarik ke Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan penutupan dan penertiban lintasan kereta itu," ujar Chaidir di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2024).

Pihaknya bersama tiga pilar yakni TNI, Polri, serta Pemerintah Pusat bakal bekerja sama melakukan penertiban. Tujuannya yakni untuk mencegah kemacetan.

"Kita ini kan tingkat wilayah, sifatnya hanya supporting (mendukung) dan melaporkan suasana lingkungan. Itu kan lingkungan sudah ada dua wilayah, Jakarta Pusat dan Barat. Ini juga berkaitan dengan lingkungan yang ada di Roxy, penuh dan sesaknya, tidak tertibnya di sana, terutama pada area parkir dan pedagang kaki lima," katanya.

Sementara itu, Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Wildan Anwar, mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kepala Bidang Kereta Api Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Rudy Saptari, membicarakan terkait  penertiban perlintasan KA Roxy.

"Barusan saya sudah komunikasi ke Kepala Bidang Kereta Api melalui Kepala Seksi, sudah saya laporkan ke bidang kereta api Dishub Provinsi, ini perlu kita segera rapat bersama mengundang Direktorat Jenderal Perkeretaapian karena itu wilayah kewenangan PT KAI, atau Kemenhub, wilayah jalur rel itu," kata Wildan.

Wildan menyebut, penertiban di Kawasan Roxy sebetulnya sudah dilakukan beberapa tahun lalu. Namun, beberapa warga tidak setuju dengan adanya keputusan Dishub DKI Jakarta dan PT KAI terkait penutupan perlintasan kereta api sebidang itu.

"Kami belum monitor lagi pagar yang dulu sempat dibuat, tapi kalo dilihat ada motor lewat, artinya sudah dijebol oleh oknum," ucap Wildan.

Topik Menarik