Buang Air Sembarangan Timbulkan Penyakit, Alquran dan Sains Beberkan Penyebabnya

Buang Air Sembarangan Timbulkan Penyakit, Alquran dan Sains Beberkan Penyebabnya

Terkini | okezone | Rabu, 10 Juli 2024 - 07:10
share

ALQURAN dan sains membeberkan penyebab buang air sembarangan bisa menimbulkan penyakit. Hal ini terkait peringatan dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam soal dua orang pengundang laknat. 

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda yang artinya, "Waspadalah terhadap dua orang pengundang laknat." Para sahabat bertanya, "Siapakah dua orang pengundang laknat itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Mereka adalah orang yang buang hajat di tengah jalan dan orang yang buang hajat di tempat bernaung manusia." (HR Ahmad dan Muslim)

"Tidaklah seseorang dari kalian buang air kecil di air yang tergenang, lalu mandi dengan air itu." (HR Muttafaq ‘Alaih)

Diriwayatkan dari Jabir, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melarang air yang tergenang dikencingi (HR Muslim) 

Beliau Shallallahu alaihi wassallam juga bersabda, "Jika salah seorang dari kalian minum, maka jangan bernapas di dalam cangkirnya. Dan jika ingin buang air, maka jangan menyentuh kemaluannya dan jangan membersihkannya dengan tangan kanannya."

Dalam hadits-hadits tersebut jelas menerangkan dilarangnya buang air kecil atau kencing di sembarang tempat. Sebab, terdapat berbagai penyakit yang dapat merusak kesehatan manusia.

Dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah, terdapat sebuah riwayat hadis yang menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan, khususnya setelah membuang air kecil atau besar.

Dari Abi Al-Ghadiyah al-Yamami, ia berkata, "Saya datang ke Madinah. Kemudian datanglah utusan Katsir ibn Ash-Shillat. Rasulullah lalu memanggil mereka, namun tidak seorang pun yang bangkit kecuali Abu Hurairah dan lima orang dari mereka. Aku salah satunya. Mereka lalu bangkit dan makan. Kemudian Abu Hurairah mencuci tangannya, lalu berseru, 'Demi Allah, wahai penghuni masjid, kalian telah durhaka kepada Abu al-Qasim'." (HR Ahmad) 

Topik Menarik