Loading...
Loading…
Pemkot Bakal Tindak Warga Bekasi yang Keluyuran di Jam Malam

Pemkot Bakal Tindak Warga Bekasi yang Keluyuran di Jam Malam

Terkini | okezone | Senin, 06 April 2020 - 19:16

BEKASI - Masih ada saja warga Kota Bekasi yang membandel ditengah ganasnya penyebaran virus corona atau covid-19. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi akan menindak tegas para warga yang membandel atau masih kelayapan di jam malam.

Terlebih, Pemkot Bekasi kerap kali menemukan warga yang masih melakukan aktivitas berupa nongkrong di tengah malam. "Untuk itu kita akan tindak warga yang masih bandel," ungkap Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Tri mengatakan, pihaknya akan langsung membawa warga yang kedapatan nongkrong ke rumah singgah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Sejauh ini, pihaknya masih mempertimbangkan untuk menjerat pidana bagi warganya yang masih keluyuran selama darurat corona.

Terlebih, pihaknya sudah berkomunikasi dengan TNI dan Polri terkait kemungkinan itu. Sedang diupayakan bersama 3 pilar, Kapolres, Dandim, dan pemkot bila dimungkinkan bisa ada unsur pidana," ujarnya.

Ancaman pidana yang diterapkan, kata dia, berdasarkan undang-undang atau peraturan yang berlaku.

Diketahui Polda Metro Jaya sebelumnya juga telah menyatakan bakal Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan untuk pelanggar aturan situasi saat ini.

Dalam aturan itu ada konsekuensi pidana terhadap masyarakat yang tidak mematuhi pemerintah selaku penyelenggara kebijakan PSBB, yakni pidana satu tahun penjara atau denda paling banyak Rp100 juta. "Dengan undang-undang terkait berkembangnya wabah penyakit menular atau mengganggu ketertiban umum," ujar Tri.

:

Pemkot Bekasi sendiri sudah meminta setiap ketua RT dan RW untuk memonitor arus keluar masuk warganya. "Saat ini setiap malam warga yang masih nongkrong dan sebagainya, kita foto dan dibuatkan berita acara," tutur Tri.

Meski begitu jerat pidana bagi mereka yang masih berkumpul di luar rumah belum dipastikan kapan akan mulai diberlakukan. Sebab pihaknya masih mematangkan rencana ini bersama unsur aparat keamanan.

Original Source

Topik Menarik