Sepuluh Hal yang Perlu Diketahui tentang iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Apple

Sepuluh Hal yang Perlu Diketahui tentang iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Apple

Teknologi | sindonews | Kamis, 10 September 2026 - 18:35
share

Apple meluncurkan ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo, dalam acara "Surprise and Shine" di Steve Jobs Theater, Cupertino, California, Amerika Serikat, Rabu (9/9/2026). Peluncuran tersebut menandai perombakan terbesar lini iPhone sejak iPhone X pada 2017.

Acara berdurasi sekitar 80 menit itu sekaligus menjadi panggung perdana John Ternus sebagai Chief Executive Officer Apple. Ternus menggantikan Tim Cook, yang menyerahkan jabatan pada 1 September 2026.

iPhone merupakan penopang utama pendapatan Apple. Pada tahun fiskal terakhir, lini tersebut membukukan pendapatan USD209,6 miliar atau sekitar Rp3.730,88 triliun, atau sedikit di atas separuh total penjualan perusahaan.

Berikut sepuluh hal yang perlu diketahui mengenai iPhone Duo.

 1.⁠ ⁠Berbentuk paspor dengan dua layar

iPhone Duo berbentuk dan berukuran menyerupai paspor dengan tepi membulat. Perangkat itu terbuka seperti buku dan menampilkan layar dalam berukuran 7,6 inci atau 19 sentimeter secara diagonal. Layar tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah iPhone.

Dalam kondisi terlipat, pengguna menggunakan layar luar berukuran 5,4 inci. Kepala Pemasaran Apple Greg Joswiak menyatakan, luas area layar luar tersebut mencapai 90 persen dari layar iPhone 18 Pro.

Kedua layar memiliki rasio aspek 1:1,4 dengan tingkat kecerahan puncak 3.000 nits di luar ruangan dan 1.600 nits untuk konten HDR. Layar dalam menggunakan permukaan nano-texture yang, menurut Apple, mengurangi risiko goresan sekaligus menyamarkan garis lipatan.

"Perangkat ini sepenuhnya baru dan pada saat yang sama terasa sangat akrab. Berukuran serupa paspor, perangkat ini nyaman digenggam dan digunakan dengan satu tangan," kata Ternus.

 2.⁠ ⁠Bodi titanium, tertipis saat terbuka

Apple menyatakan iPhone Duo merupakan iPhone tertipis yang pernah dibuat perusahaan itu ketika dalam kondisi terbuka, yakni 5,2 milimeter. Dalam kondisi terlipat, ketebalannya menjadi 11,3 milimeter dengan bobot 254 gram.Rangka perangkat menggunakan titanium. Bagian punggung dilapisi Ceramic Shield, sedangkan kaca layar luar memakai lapisan antigores Ceramic Shield 2. Perangkat ini mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68, yang masih tergolong jarang pada ponsel lipat.

Meski demikian, Reuters mencatat, ketebalan iPhone Duo masih di atas sejumlah ponsel lipat buatan produsen China.

 3.⁠ ⁠Face ID ditinggalkan, kembali ke sidik jari

iPhone Duo tidak lagi menggunakan sistem pengenalan wajah Face ID yang menjadi standar iPhone sejak 2017. Sebagai gantinya, Apple menanamkan sensor sidik jari Touch ID pada tombol samping perangkat.

Apple juga meniadakan tombol Action yang dapat disesuaikan pengguna. Namun, tombol Camera Control untuk membuka aplikasi kamera dan mengatur sejumlah pengaturan, termasuk perbesaran, tetap dipertahankan.

 4.⁠ ⁠Ditenagai chip A20 Pro berproses 2 nanometer

Perangkat ini menggunakan chip A20 Pro, yang juga dipakai iPhone 18 Pro. Chip tersebut dibangun dengan proses fabrikasi 2 nanometer dan dipadukan dengan sistem pendingin vapor chamber.

Menurut Apple, kombinasi tersebut dirancang untuk meningkatkan performa kecerdasan buatan (AI) di perangkat, pemrosesan grafis, dan efisiensi daya. Apple mengklaim peningkatan performa mencapai 35 persen dibandingkan iPhone 17 Pro.

 5.⁠ ⁠Modem C2 mengurangi ketergantungan pada Qualcomm

iPhone Duo menggunakan modem C2, modem generasi kedua yang dirancang sendiri oleh Apple. Langkah tersebut memperkecil ketergantungan perusahaan pada Qualcomm, pemimpin pasar modem seluler.

"Dengan pendekatan yang terintegrasi penuh, modem ini dioptimalkan untuk memperbaiki pengalaman pengguna sehari-hari, termasuk menggunakan algoritma AI untuk meningkatkan keandalan seluler, seperti menyambung kembali lebih cepat di area dengan cakupan lemah," kata Chief Hardware Officer Apple Johny Srouji dalam video keynote.

Srouji menyebutkan, C2 bekerja 50 persen lebih cepat dibandingkan modem Apple sebelumnya, mendukung 5G mmWave di Amerika Serikat, dan mengonsumsi energi 15 persen lebih rendah.

Analis chip Ben Bajarin memperkirakan Apple akan sepenuhnya meninggalkan chip Qualcomm pada lini iPhone 19 tahun depan.iPhone Duo hanya mendukung eSIM di seluruh pasar global. Apple menyatakan, ruang yang tersedia dialokasikan untuk baterai.

 6.⁠ ⁠Baterai diklaim tahan sehari penuh

Apple tidak mengungkapkan kapasitas baterai perangkat. Perusahaan menyebutkan daya tahan 24 jam untuk penggunaan campuran dua layar, dengan kemampuan pengisian hingga 50 persen dalam waktu sekitar 20 menit.

Untuk pemutaran video, Apple mengklaim daya tahan 31 jam melalui layar dalam dan 44 jam melalui layar luar. Sebagai pembanding, iPhone 18 Pro Max mencapai 45 jam.

Perangkat mendukung pengisian nirkabel MagSafe hingga 25 watt serta port USB-C berkecepatan 10 Gbps.

 7.⁠ ⁠Dua kamera dengan mode pemotretan otomatis

iPhone Duo dibekali dua kamera. Kamera utama beresolusi 48 megapiksel dengan lensa setara 26 milimeter dan bukaan tetap f/1.6. Sensornya berukuran Type 1/1,56 atau 48 milimeter persegi, sama dengan yang digunakan iPhone Air dan lebih kecil dibandingkan sensor pada lini Pro.

Kamera ultra-lebar beresolusi 48 megapiksel dengan sensor Type 1/2,55 atau 23,5 milimeter persegi.

Apple memanfaatkan bentuk lipat untuk fitur pemotretan. Perangkat dapat dilipat separuh dan diletakkan di permukaan datar dengan kamera menghadap keluar. Ponsel kemudian menganalisis pemandangan dan memotret secara otomatis ketika mendeteksi seluruh objek telah berpose. Tersedia pula mode yang menampilkan animasi di layar depan untuk menarik perhatian anak-anak.

Sejumlah fitur video kelas profesional tidak tersedia pada perangkat ini, antara lain mode kontrol manual, Apple Reference Image, ProRes Raw, dan Apple Log 2. Fitur-fitur tersebut tetap dikhususkan bagi lini Pro.

 8.⁠ ⁠iOS dirombak untuk dua layar

Senior Vice President Software Engineering Apple Craig Federighi menyatakan, perusahaan merancang ulang sebagian besar perangkat lunak iOS agar sesuai dengan konfigurasi dua layar, termasuk memindahkan letak tombol dan sejumlah kendali.

"Kami meninjau setiap aspek iOS untuk melihat bagaimana kami dapat membuatnya lebih berguna di iPhone Duo," kata Federighi.Pengguna dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus dan memakai stilus Apple Pencil. Apple memosisikan iPhone Duo sebagai perangkat produktivitas dengan mendemonstrasikan pengelolaan panggilan Zoom berpeserta banyak serta tampilan aplikasi Slack yang lebih lapang.

Kapasitas penyimpanan iPhone Duo tersedia hingga 2 terabyte, kapasitas yang belum ditawarkan pesaing pada kelas ponsel lipat.

 9.⁠ ⁠Harga mulai Rp35,58 juta, dijual 23 Oktober

iPhone Duo dijual mulai USD1.999 atau Rp35.582.200 untuk kapasitas 256 gigabyte. Varian tertinggi dibanderol USD3.200 atau Rp56.960.000. Harga tersebut sekitar USD100 atau sekitar Rp1.780.000 di atas Samsung Galaxy Z Fold8 dan Google Pixel 11 Pro Fold pada kapasitas penyimpanan dasar yang setara.

Pemesanan awal dibuka pada 16 Oktober dan penjualan dimulai 23 Oktober. Perangkat tersedia dalam warna hitam dan perak.

Pada acara yang sama, Apple menaikkan harga lini Pro sebesar SUD100. iPhone 18 Pro dijual mulai USD1.199 atau sekitar Rp21.342.200, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai USD1.299 (Rp23.122.200). Reuters menyebut kenaikan itu didorong lonjakan harga chip memori. Sebelumnya, Apple juga telah menaikkan harga Mac dan iPad sepanjang musim panas lalu.

Sebaliknya, Apple menurunkan titik masuk lini AirPods. Generasi terbaru dijual mulai USD129 atau sekitar Rp2.296.200 dan untuk pertama kalinya membawa peredam bising aktif ke lini termurah. Versi USD149 atau sekitar Rp2.652.200 menambahkan pengisian daya nirkabel dan pengaturan volume pada batang earbud. Apple Watch Series 12 dijual mulai USD399 atau sekitar Rp7.102.200, sedangkan Apple Watch Ultra 4 mulai USD799 atau sekitar Rp14.222.200.

10.⁠ ⁠IDC memproyeksikan Apple kuasai 40 persen ceruk ponsel lipat

Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memperkirakan Apple akan menjual seluruh unit iPhone Duo yang mampu diproduksi dan menguasai 40 persen pangsa ceruk ponsel lipat pada akhir tahun depan.

"Apple hadir bertahun-tahun setelah yang lain, tetapi begitu masuk, perusahaan ini yang menetapkan aturannya. Apple memasuki pasar ponsel lipat dan, dalam satu keynote, menetapkan harga sekaligus standar yang akan menjadi tolok ukur bagi seluruh pesaing," kata Francisco Jeronimo, Vice President for Data and Analytics, Devices, IDC EMEA.

Jeronimo menilai pertempuran sesungguhnya berlangsung di China, pasar yang saat ini dikuasai Huawei dengan pangsa hampir 80 persen pada kategori ponsel lipat. Menurut dia, kehadiran Apple memberi konsumen China alasan untuk mempertimbangkan ulang pilihan mereka.Meski demikian, ponsel lipat masih merupakan segmen kecil. Data CCS Insight menunjukkan, ponsel lipat dari seluruh merek baru menguasai sekitar 2 persen penjualan ponsel dunia dan diproyeksikan hanya mencapai 4 persen dalam satu dekade ke depan.

Saham Apple ditutup melemah 0,28 persen pada level 315,34 dollar AS pada perdagangan Rabu. Saham dibuka pada 315,49 dollar AS dan sempat menyentuh 318 dollar AS sebelum kembali turun. Secara tahun berjalan, saham Apple masih menguat sekitar 15 persen.

Privasi sebagai pembeda

Dalam acara tersebut, Ternus menempatkan privasi sebagai pembeda utama Apple pada era kecerdasan buatan. Ia memosisikan iPhone sebagai "pusat pribadi yang cerdas" yang menjalankan layanan AI di perangkat sebisa mungkin.

"Sejujurnya, kepercayaan hanya sampai batas tertentu ketika data Anda tidak lagi berada dalam kendali Anda. Itulah sebabnya Apple Intelligence berjalan di perangkat kapan pun memungkinkan," kata Ternus.

Apple menyatakan, pemrosesan berbasis komputasi awan hanya digunakan ketika dibutuhkan daya komputasi tambahan, dengan perlindungan privasi melalui sistem Private Cloud Compute.

Asisten digital Siri diperbarui menjadi Siri AI dan disebut akan bekerja dengan lebih dari 300.000 aplikasi saat peluncuran, termasuk menjalankan tindakan lintas aplikasi Apple maupun pihak ketiga.

Apple juga memperkenalkan standar autentikasi foto bernama Apple Reference Image serta dukungan terhadap standar SynthID untuk mengidentifikasi gambar hasil rekayasa AI. Kedua fitur tersebut tidak tersedia di Uni Eropa dan China.

Kehadiran CEO Micron Sanjay Mehrotra dalam acara tersebut menjadi catatan tersendiri. Apple jarang memberi porsi menonjol kepada pemasoknya. Meningkatnya fitur AI pada iPhone mendorong permintaan memori berperforma tinggi dan memperkuat posisi strategis pemasok seperti Micron, terlebih di tengah kelangkaan chip memori global.

Topik Menarik