Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Susunan dewan komisaris dan direksi Telkomsel dirombak. Ini karena dinamika industri makin keras. Perusahaan harus tetap untung. Pertumbuhan harus dijaga dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi. Perusahaan harus lari kencang. Konektivitas inti (core connectivity) wajib diperkuat. Jaringan 5G mendapat porsi investasi besar. Harus berkelanjutan.
Jualan pulsa atau kuota saja tidak lagi cukup. Telkomsel harus masuk lebih dalam ke layanan konvergensi. Harus melampaui konektivitas dasar (beyond connectivity). Segmen yang disasar ganda: ritel (consumer) dan korporasi (enterprise).
Untuk mengeksekusi misi berat itu, kursi pengawas diisi nama-nama besar. Diaz F.M. Hendropriyono dipercaya duduk sebagai Komisaris Utama.
Anggota komisaris lainnya lengkap. Ada Muhammad Yusuf Ateh, Ahmad Riza Patria, Irfan Wahid, Chandra Arie Setiawan, dan Rico Rustombi. Pihak Singtel menempatkan Yuen Kuan Moon dan Yip Anna.Di jajaran eksekutif, Nugroho memegang kemudi. Ia tetap menjadi Direktur Utama. Urusan duit dan risiko dipegang Daru Mulyawan sebagai Direktur Finance & Risk Management. Ujung tombak penjualan jadi tanggung jawab Direktur Sales, Stanislaus Susatyo. Infrastruktur jaringan ditangani Direktur Network, Indra Mardiatna.
Perencanaan bisnis masa depan diserahkan pada Direktur Planning & Transformation, Wong Soon Nam. Lalu, teknologi informasi dijaga Direktur Information Technology, Joyce Shia.
Urusan pemasaran dipimpin Direktur Marketing, Lionel Chng. Terakhir, mesin penggerak utama yakni sumber daya manusia dikawal penuh oleh Direktur Human Capital Management, Indrawan Ditapradana.


