Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!

Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!

Teknologi | sindonews | Jum'at, 5 Juni 2026 - 14:58
share

Pasar kripto diguncang badai kepanikan. Triliunan rupiah hangus saat investor ramai-ramai memindahkan uang mereka dari Bitcoin ke peluang saham masa depan seperti AI dan SpaceX.

Bitcoin sedang berdarah. Tren penurunannya terpanjang sejak Agustus tahun lalu.

Financial Expert Ajaib Panji Yudha menyebut bahwa harga Bitcoin anjlok pada Jumat (5/6) pagi. Bertengger di angka USD63.150. Kalau dirupiahkan sekitar Rp 1.136.700.000 (atau persisnya Rp 1.135.626.450 dalam catatan spesifik bursa). Turun 0,25 persen dalam 24 jam terakhir.

Tapi itu belum seberapa. Bitcoin sempat terperosok lebih dalam. Menyentuh USD61.385 atau sekitar Rp 1.104.930.000. Itu level terendah dalam empat bulan terakhir.

Kepanikan massal pun terjadi. Akibatnya sangat fatal bagi yang bertaruh harga akan naik. Data terbaru dari CoinGlass menyebutkan, hampir USD 4 miliar (sekitar Rp 72 triliun) posisi taruhan bullish di pasar derivatif hangus. Lenyap begitu saja sejak awal minggu ini.Lalu apa yang memicu kepanikan? Uang keluar. Eksodus besar-besaran.

Laporan SoSoValue mengonfirmasinya. ETF Bitcoin Spot di AS mengalami pendarahan. Arus keluar dana terjadi selama 13 hari perdagangan berturut-turut. Tanggal 3 Juni saja, dana keluar bersih mencapai USD 396,60 juta (Rp 7,138 triliun). Total dana yang kabur dari ETF menembus USD 1,4 miliar (Rp 25,2 triliun) hanya dalam tiga hari pertama bulan Juni.

Pertanyaannya: ke mana uang sebanyak itu mengalir?

Jawabnya: kecerdasan buatan (AI) dan luar angkasa. Investor ritel sangat agresif merotasi modal mereka. Mereka mengejar pertumbuhan eksponensial di instrumen lain. Euforia saham AI menguasai pasar global. Para trader yang haus volatilitas membanjiri pasar prediksi dan opsi berjangka pendek.

Likuiditas yang dulunya diam di Bitcoin, kini dialihkan untuk berspekulasi. Mereka memburu kontrak futures pre-IPO di platform desentralisasi. Seperti di Hyperliquid dan Lighter. Mereka berlomba mengambil posisi awal. Menunggu mega-katalis: IPO SpaceX atau ronde pendanaan raksasa AI berikutnya.

Tentu saja, badai ini menyeret seluruh pasar kripto. Total kapitalisasi pasar turun 1,65 persen menjadi USD 2,17 triliun (Rp39.060 triliun). Dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) kini tersisa 58,45 persen.