Suara Anjing Laut Antartika Memancarkan Gelombang Ultrasonik

Suara Anjing Laut Antartika Memancarkan Gelombang Ultrasonik

Teknologi | sindonews | Rabu, 22 April 2026 - 07:11
share

Hidup di bawah lapisan es Antartika yang tebal, anjing laut Weddell tidak hanya menghasilkan suara seperti alat musik tetapi juga menghasilkan gelombang ultrasonik yang mencapai hampir 50 kHz, di luar jangkauan pendengaran manusia.

Makhluk aneh ini hidup melewati musim dingin di bawah lapisan es laut Antartika yang tebalnya lebih dari satu meter, menyelam hingga kedalaman hampir 600 meter di perairan yang sangat dingin yang dapat membunuh manusia dalam hitungan menit… dan bahkan “bernyanyi” seperti musik latar film fiksi ilmiah tahun 1970-an.

Ini adalah anjing laut Weddell, yang dianggap sebagai "musisi lautan," menghasilkan suara seperti sinar laser, getaran elektronik, synthesizer, dan rangkaian suara yang berubah lebih cepat daripada alat musik apa pun.

Vokalisasi mereka memaksa para ilmuwan untuk meninjau kembali pemahaman mereka tentang bagaimana hewan laut berkomunikasi.Di bidang ilmu kelautan, anjing laut Weddell terkenal memiliki repertoar vokal terkaya dibandingkan spesies anjing laut lainnya. Sejak tahun 1982, para ilmuwan telah merekam 34 pola suara berbeda, semuanya dalam rentang pendengaran manusia.

Suara-suara ini sangat unik sehingga pernah digunakan sebagai "musik latar" bagi para peneliti di Stasiun McMurdo di Antartika, di mana para peneliti mendengarkan langsung suara bawah laut untuk bersantai atau tidur.

Namun, apa yang didengar orang ternyata hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan cerita.

Pada tahun 2017, ahli biologi Paul Cziko dari Universitas Oregon memasang sistem pemantauan bawah air di McMurdo Sound, sekitar 1.300 km dari Kutub Selatan. Peralatan perekaman baru ini jauh lebih sensitif daripada sebelumnya.

Selama dua tahun perekaman, tim peneliti menemukan suara-suara baru yang sama sekali tidak termasuk dalam klasifikasi sebelumnya. Lisa Munger, anggota tim peneliti pada saat itu, mengatakan bahwa mereka menyadari suara-suara ini sebenarnya digunakan secara teratur oleh anjing laut.Sebuah studi yang diterbitkan dalamJournal of the Acoustical Society of Americamengidentifikasi setidaknya sembilan pola suara berulang dalam rentang ultrasonik, dengan frekuensi mencapai hampir 50kHz, lebih dari dua kali lipat batas pendengaran manusia. Beberapa suara mencapai 44,2kHz, bahkan mendekati 50kHz, setara atau lebih tinggi dari peluit anjing ultrasonik.

Cziko menggambarkan pengalaman mendengarkan seluruh "repertoar musik" mereka seperti berada di tengah pertempuran luar angkasa Star Wars, yang dipenuhi dengan laser dan efek elektronik.

Penemuan ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa anjing laut mengeluarkan suara yang bahkan mereka sendiri hampir tidak bisa dengar?

Salah satu teori menyatakan bahwa ini adalah "saluran komunikasi pribadi," yang memungkinkan mereka untuk bertukar informasi ketika frekuensi rendah "ditempati" oleh suara lain di lingkungan sekitar.

Hipotesis kedua lebih menarik: ini bisa jadi merupakan bentuk navigasi akustik, mirip dengan cara lumba-lumba atau kelelawar menggunakan gelombang suara untuk menentukan lokasi mereka.Sebelumnya, para ilmuwan percaya bahwa anjing laut tidak memiliki kemampuan ini. Namun, data baru menunjukkan bahwa sekitar 17 dari suara mereka adalah ultrasonik, terutama terjadi selama musim dingin Antartika, ketika hampir tidak ada cahaya.

Suara-suara ini mungkin membantu mereka menemukan lubang pernapasan di es atau menemukan mangsa, meskipun belum ada cukup bukti untuk memastikan bahwa ini adalah sistem navigasi yang lengkap.

Penemuanini menunjukkan bahwa manusia mungkin telah melewatkan bagian penting dari "percakapan" alam selama beberapa dekade. Para ilmuwan masih mencari jawaban atas banyak pertanyaan: individu mana yang menghasilkan suara ultrasonik, di lingkungan seperti apa suara itu terjadi, dan apakah suara itu berhubungan langsung dengan perburuan atau pergerakan?

Saat ini, Weddell tampaknya menggunakan "saluran suara rahasia" yang beroperasi dalam rentang frekuensi yang belum pernah terdengar sebelumnya di alam.

Topik Menarik