Kubur Nama Hero, GoPro Mission 1 Hadir dengan Lensa Ala DSLR dan Mikrofon Nirkabel
Selamat tinggal, GoPro Hero. GoPro baru saja mengumumkan langkah berani mengubah nama seri kamera aksi andalan mereka. Namanya kini: Mission 1. Bukan cuma ganti nama, jeroannya dirombak total. Sensornya membesar. Harganya pun melonjak tajam.
Ada tiga model yang akan meramaikan pasar: Mission 1 (standar), Mission 1 Pro, dan monster rahasia bernama Mission 1 Pro ILS (Interchangeable Lens System).
Mari kita bahas harganya dulu, karena ini yang paling menyita perhatian.
GoPro Mission 1 (standar) dibanderol USD 600 atau sekitar Rp 10.200.000. Untuk versi Mission 1 Pro harganya USD 700 (sekitar Rp 11.900.000). Namun, jika Anda pelanggan setia (GoPro Subscriber), Anda dapat diskon khusus USD 100 (Rp 1.700.000) untuk setiap model. Artinya, harganya turun menjadi USD 499 (Rp 8.483.000) dan USD 599 (Rp 10.183.000).
Mission 1 dan Mission 1 Pro akan mulai dikirim pada 28 Mei 2026.Lalu apa yang Anda dapat dengan uang sebanyak itu?
Pertama, Sensor Raksasa 1 Inci. Ini lompatan gila dari sensor 1/1,9 inci milik Hero 13. Resolusinya 50 megapiksel. Hasilnya? Kualitas gambar lebih tajam dan performa di tempat gelap (low-light) akan jauh lebih jernih.Kedua, Perekaman 8K. Model standar Mission 1 sanggup merekam 8K di 30fps dan 4K di 120fps. Tapi kalau Anda beli versi Pro, Anda bisa merekam 8K di 60fps dan 4K di 240fps! Bahkan ada mode slow-motion ekstrem 960fps di resolusi 1080p (maksimal 10 detik). Ketiga, Mode Open Gate (4:3). Mode ini merekam menggunakan seluruh area sensor. Hasilnya, video lebih fleksibel untuk dipotong (crop) ke berbagai format, termasuk video vertikal untuk TikTok atau Reels. GoPro juga mengganti otak kameranya dengan cip terbaru, GP3. Layar belakang diperbesar jadi 2,59 inci. Tombol-tombolnya dibikin lebih menonjol agar gampang ditekan saat pakai sarung tangan. Bahkan, ketahanan airnya dinaikkan dari 10 meter menjadi 20 meter.
Baterainya? Pakai Enduro 2 yang kapasitasnya membesar jadi 2.150 mAh. Pengecasannya pun diklaim super cepat: 80 persen hanya dalam 20 menit (tergantung suhu sekitar).
Urusan audio juga dibenahi. Kini ada empat mikrofon (dua di depan, satu di samping, satu di belakang). Anda bisa merekam audio RAW (32-Bit Float) dan menggunakan mikrofon USB-C generik tanpa harus beli adaptor khusus GoPro lagi.Nah, bagi para profesional sejati, ada satu model lagi: Mission 1 Pro ILS.
Kamera ini membuang lensa standar GoPro dan menggantinya dengan dudukan lensa Micro Four Thirds (MFT) ala kamera DSLR/Mirrorless! Harganya sama dengan versi Pro biasa (USD 700 atau Rp 11.900.000), tapi baru akan meluncur di kuartal ketiga (Q3) 2026. Minusnya, kemungkinan Mission 1 Pro ILS tidak memiliki autofocus atau fokus otomatis. Sebagai pelengkap, GoPro juga akan merilis aksesori baru pada 28 Mei, termasuk sistem mikrofon nirkabel seharga USD 160 (Rp 2.720.000) untuk menantang DJI dan Insta360.GoPro seolah sedang mempertaruhkan nasibnya di seri Mission 1 ini. Setelah bertahun-tahun terengah-engah melawan Insta360 dan DJI, spesifikasi Mission 1 jelas menang di atas kertas. Pertanyaannya sekarang: apakah konsumen rela merogoh belasan juta rupiah untuk sebuah kamera aksi?


