10 Alasan DJI Avata 360 Layak Dibeli: Fitur Anti-Tabrak Hingga Kamera 2 Arah!
DJI Avata 360 dirilis dengan harga yang sangat kompetitif. Mulai dari Rp10 jutaan. Harganya hanya separuh dari kompetitornya Insta360 Antigravity A1.
Ini menjadi langkah berani dan tegas dari DJI. Mereka seolah mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menyaingi mereka di industri drone. Harga DJI Avata 360 di Urban Republic: • Paket RC 2: Rp10.799.000• Paket Fly More Combo (RC2): Rp13.456.000• Paket Motion Fly More Combo (Goggles N3): Rp13.456.000
Sedangkan Antigravity A1 harganya mulai Rp24.599.000-Rp30.000.000. Tentu saja, pemilik Antigravity A1 otomatis menyesal. Nah, apa saja fitur-fitur yang dimiliki DJI Avata 360?
1. Kamera Ganda Sensor 1 Inci (8K 360-Derajat)
Keunggulan absolut terletak pada modul kameranya. Avata 360 dipersenjatai dua kamera ultrawide dengan lensa bukaan f/1.9 dan sensor jumbo 1 inci beresolusi 64 megapiksel (piksel 2,4 μm). Satu lensa mengarah ke atas dan satu ke bawah, menangkap sudut 200 derajat tanpa hambatan, yang kemudian dijahit secara otomatis oleh perangkat lunak ( software) menjadi video HDR 360 derajat dengan resolusi fantastis 8K pada 60fps. Anda juga dapat memotret foto beresolusi 120 MP.2. Fleksibilitas Reframing
Sistem 360 derajat mengubah total filosofi penerbangan. Pilot kini hanya perlu fokus bermanuver menghindari rintangan, karena kamera merekam seluruh arah mata angin. Proses menentukan sudut pandang (reframing), menata arah kamera, dan efek zoom bisa dilakukan belakangan dengan santai di meja editing melalui aplikasi DJI Studio.3. Mode Lensa Tunggal (Single Lens Mode)
Tidak seperti Antigravity A1 yang kaku hanya mengandalkan format 360, Avata 360 sangat fleksibel. Anda dapat memutar kamera ke arah depan untuk masuk ke mode tradisional, merekam video standar (datar) beresolusi 4K pada 60fps dengan bidang pandang 28mm layaknya menerbangkan seri Avata klasik.4. Sistem Transmisi O4+ Jarak Jauh
DJI membenamkan teknologi transmisi OcuSync 4.0+ yang sanggup mengirimkan umpan balik (live feed) video ke kacamata Goggles N3 dalam resolusi 1080p pada 60fps, dengan jangkauan sinyal maksimal yang sangat impresif, yakni hingga 20 kilometer (12,4 mil)—dua kali lipat lebih jauh dibandingkan kemampuan Avata 2.5. Keamanan Kelas Wahid dengan Pelindung Baling-Baling
Membawa bobot 455 gram (satu pon), drone ini wajib didaftarkan izin terbangnya di sebagian besar negara. Namun, DJI sangat memperhatikan aspek keselamatan. Baling-balingnya dilindungi dengan propeller guards tebal bawaan pabrik, menjadikannya sangat aman untuk diterbangkan di dalam ruangan (indoor), bermanuver di sela-sela pepohonan, atau bahkan terbang di dekat manusia maupun hewan peliharaan tanpa takut melukai mereka.6. Sistem Sensor Anti-Tabrak
Tidak sekadar pelindung fisik, drone ini dijejali teknologi sensor penghindar rintangan. Terdapat dua sensor arah samping (omni obstacle sensors), sensor Lidar presisi di bagian depan, sensor pendaratan di bawah bodi, dan mode khusus Nightscape untuk mendeteksi halangan di kondisi minim cahaya.7. Kendali Pelacakan Pintar (Intelligent Tracking & Focus Track)
Bagi Anda yang menerbangkannya menggunakan pengontrol standar RC 2 (tanpa goggles), drone ini dilengkapi fitur Focus Track dengan mode Spotlight, Point of Interest, dan ActiveTrack 360°. Fitur canggih ini mampu mengunci subjek secara akurat dan mengikutinya secara mulus bagaikan juru kamera profesional, bahkan mode Cycling secara spesifik dirancang untuk bereaksi lebih cepat mengikuti tikungan tajam.8. Kecepatan dan Ketangkasan FPV
Ini adalah drone FPV sejati. Avata 360 sanggup melesat hingga kecepatan 40 MPH di mode sport (dengan mematikan sensor anti-tabrak) atau 35 MPH di mode normal. Dengan baterai berkapasitas 38,7Wh, drone ini menjanjikan waktu terbang maksimal hingga 23-24 menit di atas kertas.9. Lensa Depan yang Mudah Diganti Sendiri
Benturan adalah risiko mutlak bagi pilot FPV. DJI sangat memahami ini dengan merancang elemen lensa depan yang user-replaceable. Pemilik bisa langsung membeli paket lensa pengganti lengkap dengan alatnya dan menggantinya sendiri di lapangan dalam hitungan menit, tanpa harus mengirimkan unit ke pusat servis yang memakan waktu berminggu-minggu.10. Memori Internal Ekstra Lega dan Transfer Kilat
Anda tidak perlu panik jika lupa membawa kartu memori microSD. Avata 360 dibekali penyimpanan internal berkapasitas 45GB (42GB dapat digunakan), cukup untuk menampung rekaman video 360 8K selama 30 menit. Didukung teknologi transfer berkecepatan tinggi Wi-Fi 6, memindahkan file sebesar 1 GB ke aplikasi DJI Fly di smartphone hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik saja.Kendati memiliki keunggulan yang fenomenal, Avata 360 bukannya tanpa cela. Pengorbanan terbesar dari sistem 360 ini adalah kualitas video akhir. Hasil crop dari format bulat 8K menjadi video datar akan menurunkan resolusi hingga 4K atau di bawahnya, dan digital zoom akan semakin menggerus ketajaman gambar. Selain itu, karena menggunakan stabilisasi elektronik (bukan gimbal mekanik tiga sumbu untuk mengoreksi kemiringan), pergerakan drone terkadang menghasilkan efek motion blur, penjahitan garis yang terlihat, dan kelembutan ekstra di pinggir gambar, terutama saat merekam di kondisi malam hari. Namun, bagi kreator konten ekstrem, kebebasan tanpa batas yang ditawarkan Avata 360 jelas sepadan dengan kompromi tersebut.


