AS Cari Tahu Teknologi Apa yang Dipakai Iran untuk Jatuhkan Pesawat Siluman F-35

AS Cari Tahu Teknologi Apa yang Dipakai Iran untuk Jatuhkan Pesawat Siluman F-35

Teknologi | sindonews | Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:47
share

AS Cari Tahu Teknologi Apa yang Dipakai Iran untuk Jatuhkan Pesawat Siluman F-35

Teheran-Untuk pertama kalinya dalam sejarah, AS mengakui bahwa jet tempur siluman F-35 miliknya terkena tembakan, sebuah peristiwa yang dapat menandai perubahan signifikan dalam lanskap militer.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Amerika Serikat mengakui bahwa salah satu jet tempur siluman F-35 miliknya terkena tembakan, sebuah peristiwa yang dapat menandai perubahan signifikan dalam simbolisme angkatan udara negara adidaya tersebut.

AP melaporkan bahwa juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) mengkonfirmasi bahwa pertahanan udara Iran menargetkan sebuah F-35, memaksa pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara AS setelah mengalami kerusakan.

Jatuhnya pesawat F-35 oleh pertahanan udara Iran merupakan pukulan telak bagi sebuah peralatan yang menjadi simbol Amerika.F-35, jet tempur generasi kelima yang dianggap sebagai simbol keunggulan teknologi Amerika dan aset strategis yang dikontrol ketat, belum pernah dikonfirmasi secara publik terkena tembakan dalam kondisi pertempuran.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan resmi, yang menegaskan bahwa pesawat tersebut—yang digambarkan sebagai milik "militer AS yang bermusuhan"—ditembak jatuh pada pukul 02.50 waktu setempat di atas Iran tengah oleh sistem pertahanan udara canggih yang dikembangkan di dalam negeri.

Menurut pernyataan tersebut, jet tempur itu mengalami kerusakan parah dan kondisi akhirnya masih dinilai, dengan kemungkinan kecelakaan tidak dapat dikesampingkan.

IRGC mengatakan insiden itu merupakan bagian dari serangkaian operasi pertahanan udara berskala besar, dan mengklaim telah mencegat lebih dari 125 "drone Amerika-Israel yang telah memasuki wilayah udaranya."

Gambar tersebut diduga menunjukkan sebuah pesawat F-35 yang menjadi sasaran pertahanan udara Iran dan terkena tembakan di layar tampilan.Para pejabat Iran memandang hal ini sebagai bukti "peningkatan yang terarah dan efektif" pada jaringan pertahanan udara terpadu negara tersebut.

Sebagai tambahan atas pernyataan di atas, Komandan Angkatan Udara IRGC menekankan bahwa sistem yang digunakan untuk melawan pesawat modern seperti F-35 "bahkan lebih berbahaya daripada pesawat tempur itu sendiri," dan menegaskan bahwa kemampuan ini adalah hasil dari kemandirian teknologi dalam negeri.

Dalam berita lain, juru bicara Komando Pusat Iran, Khatam al-Anbiya, mengumumkan bahwa unit pertahanan udara dari angkatan darat dan IRGC telah mencegat dan menghancurkan empat "pesawat musuh" di wilayah udara Iran sejak malam sebelumnya.

Pesawat F-35 telah lama menjadi landasan keunggulanmiliterAmerika, hanya diekspor ke beberapa sekutu dekat terpilih dan tunduk pada kontrol operasional yang ketat.

Sumber-sumber Iran menggambarkan serangan itu sebagai titik balik, khususnya setelah peristiwa sebelumnya yang melibatkan F-15 dan sistem pengisian bahan bakar di udara, yang menunjukkan bahwa hal itu menandakan pergeseran yang lebih besar dalam keseimbangan kekuatan militer global.

Pesawat tempur siluman canggih F-35 berhasil dikunci target dan terkena tembakan untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.

Topik Menarik